Di Negara Saya Banyak

Selasa, 24 April 2012
Suatu hari 4 orang pengusaha dari 4 negara bertemu di sebuah kapal pesiar.
Mereka berasal dari Amerika, Tiongkok, Arab dan Indonesia.
Mereka berdiri di samping kapal sambil membicarakan bisnis, kecuali yg dari Indonesia. Dia sibuk diomeli istrinya karena layanan room service kurang memuaskan.
Cuaca sangat panas hari itu. Entah ada setan dari mana, si Amerika ingin menyombongkan diri.
Dia merogoh kantong celananya dan mengambil selembar $100, mengusap keringatnya pada uang itu & membuangnya ke laut.
Kontan pengusaha lain kaget dan tercengang. Mereka berkata : “Kau gila, itu 100 dolar !”
Dengan santai si Amerika berkata : “Uang macam itu banyak di negara saya”
Tidak mau kalah, pengusaha dari Tiongkok mengambil bekal, menaruhnya di piring porselen dari dinasti Ming, menghabiskan makanannya dan membuang piring itu ke laut.
Situasi makin memanas, mereka mengatakan: “Kau lebih gila, piring itu mahal sekali !!!”
Dengan tenang dijawab, “Piring itu banyak di negara saya, lagipula itu sudah kotor”
Si Arab mulai kesal, dia mengambil karpet Persia dari kamarnya dan menceburkannya ke laut. Wajah kaget tidak bisa disembunyikan dari raut wajah pengusaha lain.
“Apa yang kau lakukan dengan permadani itu ?”
Si Arab menjawab : “Saya bosan dengan permadani itu, lagipula ada banyak di negara saya”
Si Indonesia mulai terintimidasi di keadaan itu, ditambah lagi istrinya yg berkicau di sampingnya tanpa mempedulikan rekan-rekan bisnis suaminya.
Entah kesurupan iblis apa, tiba-tiba dia mengangkat tubuh istrinya dan menceburkannya ke laut !
Kontan pengusaha lain terkejut dan berkata : “Apa yang kau lakukan pada istrimu!!!”
Dengan santai dan bangga, Si Indonesia menjawab : “DI NEGARA SAYA BANYAK TUCH…ISTRI BAWEL MACAM GITU”
Komentar