Jakarta Kebanjiran, Ahok Pecat Semua Penjaga Pintu Air!

Sabtu, 23 April 2016 09:30
Jakarta Kebanjiran, Ahok Pecat Semua Penjaga Pintu Air!Gubernur Ahok kebanjiran @tempo.co

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tegas dalam rapat soal banjir, kemarin. Dalam rapat itu, Ahok meminta petugas penjaga pintu air dipecat.

"Timur bagaimana? Kesimpulan saya, Anda tidak buka pintu ke arah Kanal Banjir Timur ke kali Sunter," kata Ahok di rapat Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (22/4).

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur Ahmad Yazied Bustomi menjelaskan, petugas pintu air sekitar Kanal Banjir Timur (KBT) berasal dari Badan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), yang dikelola pemerintah pusat.

Sudin Tata Air Jaktim sudah mencari petugas yang bersangkutan selama sejam namun tak ketemu.

"Kita mencari dia, Pak. Karena kelihatannya dia nyambi, Pak," kata Ahmad Yazied kepada Ahok.

"Enggak bisa kerja seperti itu. Tolong WA, ajudan, tolong WA saja ke Kepala BBWSCC, tolong pecat saja seluruh orang jaga itu. Apa-apaan itu? Kurang ajar itu," kata Ahok marah.

Ahok akan mengambil alih penjagaan pintu air yang dijaga petugas BBWSCC dengan diganti pasukan biru (Dinas Tata Air) Pemprov DKI. Bahkan, Ahok meminta kepada pihak kementerian terkait agar pengelolaan pintu air diserahkan kepada Pemprov DKI.

"Taruh petugas kita saja. Kalau mau jotos-jotosan, kirim yang badannya lebih besar (untuk menjadi Pintu Air di Kanal Banjir Timur)," kata Ahok.

Sebelumnya, Ahok juga heran menerima laporan penemuan benda tak biasa di dalam saluran air di Jalan M.H. Thamrin.

"Kemarin ketemu ada kano di dalam air. Kan gila aja itu," kata Ahok.

Ahok tak tahu bagaimana cara kano sebesar itu masuk dalam saluran got. Ia meminta Wali Kota Jakarta Pusat Manggara Pardede untuk lapor polisi. "Sudah, lapor polisi saja Pak," kata Ahok. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Nay)
Komentar