Pelajar Bikin Macet DKI, Ustaz YM: Jangan Pulang ke Rumah

Jum'at, 22 April 2016 15:50
Pelajar Bikin Macet DKI, Ustaz YM: Jangan Pulang ke RumahUstaz Yusuf Mansyur @kompas.com

Ustaz Yusuf Mansyur menawarkan ide terobosan untuk mengatasi kemacetan di DKI Jakarta. Menurut Yusuf, anak sekolah memiliki andil besar sebagai penyebab kemacetan.

"Maka kita bisa meminta anak SD, SMP, dan SMA untuk enggak usah pulang sekalian dari sekolahnya," ujar Yusuf dalam sebuah diskusi di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (21/4).

Yusuf menilai, semua sekolah di Jakarta bisa dijadikan boarding school" atau sekolah asrama. Rumah-rumah di sekitar sekolah dijadikan asrama.

Adapun sumber pendanaan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dia yakin idenya itu mampu menekan angka kenakalan pelajar di Jakarta.

"Jakarta bukan cuma zero macet, tapi juga zero tawuran, dan zero nongkrong," ujar Yusuf.

Selain soal kemacetan, Yusuf juga memberikan ide mengenai reklamasi. Menurut dia, reklamasi tidak harus terbatas 17 pulau, namun harus nenambahkan 2 pulau buatan lagi.

Satu pulau dijadikan pusat pendidikan internasional, dan satu lagi dijadikan pusat industri dari perusahaan dunia.

"Nanti Harvard kita tarik ke pulau itu, Oxford juga. Nah di pulau 19, kita bikin pabrik antarbangsa. Toyota suruh buka di situ, iphone di situ. Orang kerja nyebrang pulau jadinya," ujar dia.

"Katanya perlu ide gila, ini saya tawarkan. Saya enggak 'ngecap', saya masukin ide buat siapapun yang jadi gubernur," tambah Yusuf.

Di acara tersebut, juga hadir Adhyaksa Dault yang menyatakan setuju jika dirinya didampingi Ustaz Yusuf Mansyur dalam Pilkada DKI.

"Disini ada Ustad Yusuf Mansur yang massa-nya cukup banyak, apalagi beliau jadi Wakil Gubernur. Saya setuju banget dan pasti lah Jakarta berjalan lancar," kata Adhyaksa. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Nay)
Komentar