Terlahir Buta, Srikanth Bollant Jadi Bos Aset Rp 100 Miliar

Rabu, 20 April 2016 17:00
Terlahir Buta, Srikanth Bollant Jadi Bos Aset Rp 100 MiliarSrikanth Bollant @indiatoday.com

Kehidupan pengusaha muda India, Srikanth Bollant menjadi insipirasi banyak orang di dunia. Lahir dengan kondisi cacat bawaan yang kurang beruntung, Bollant sanggup menjadi miliarder di usia 24 tahun.

Saat ini aset perusahaannya, Bollant Industries memiliki nilai sekitar Rp 100 miliar.

Ada kisah miris mewarnai kehidupan Bollant sejak baru lahir. Para tetangganya menyarankan pada orangtua Bollant kala itu agar membunuhnya saat bayi daripada harus menderita seumur hidupnya.

Beruntung orangtua Bollant waras dan tidak menuruti saran mengerikan itu. Besar di keluarga petani, Bollant disekolahkan di desanya. Tapi kondisinya itu membawa persoalan baginya sebab dikucilkan dari pergaulan.

kisah-bollant

"Tidak ada yang mengakui keberadaanku. Aku diberi tempat di bangku paling belakang. Aku tidak bisa berpartisipasi di kelas. Saat itu aku mulai berpikir mungkin aku adalah anak termiskin di dunia. Namun bukan karena kekurangan uang tapi karena kesepian," kenangnya.

Di sekolah, Bollant hanya bertahan dua tahun sebelum dipindahkan ke SLB. Di tempat pendidikan berkebutuhan khusus inilah Bollant memaksimalkan talentanya. Dia dikharuniai otak cerdas dan unggul di semua mata pelajaran hingga permainan catur dan olahraga kriket.

Menginjak bangku SMA, Bollant mengalami kesulitan melanjutkan pendidikan karena selalu mendapat penolakan. "Apakah karena aku terlahir buta? Tidak, persepsi oranglah yang membuatku terlihat buta," ujar Bollant.

Setelah berkali-kali ditolak dan dicemooh, Bollant memutuskan untuk memperjuangkan haknya. "Aku menggugat pemerintah dan berjuang selama enam bulan. Hingga pada akhirnya, pemerintah mengatakan aku bisa mengambil pelajaran sains tetapi dengan risiko ditanggung sendiri," sambungnya.

Kegigihan Bollant di dunia pendidikan berbuah manis. Dia mendapat beasiswa dan menjadi mahasiswa buta pertama yang diterima di Massachusetts Institute of Technology (MIT), AS.

kisah-bollant

Setelah lulus dari MIT, banyak perusahaan besar di Amerika berniat meminangnya. Namun Bollant lebih memilih pulang kampung untuk membangun bisnisnya sendiri.

Sampai hari ini, usaha Bollant semakin berkembang hingga menjadi empat pabrik yang masing-masing berada di Kota Hubli, Kota Nizamabad, dan dua lagi di Kota Hyderabad. Yang lebih hebatnya lagi, Bollant tidak menerapkan diskriminasi terbukti dia mengkaryakan sekitar 150 karyawan yang memiliki keterbatasan fisik seperti dirinya.

(Nay)
Komentar