Studi Pengolahan Tinja, Pejabat Bekasi Terbang ke Filipina

Selasa, 19 April 2016 19:45
Studi Pengolahan Tinja, Pejabat Bekasi Terbang ke FilipinaTempat pengelolahan tinja terpadu @tribunnews.com

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan sejumlah pejabat di akan terbang ke Filipina pada 26-29 April 2016 mendatang. Mereka rencananya akan belajar pengolahan tinja.

Kepala Dinas Bangunan dan Permukiman, Kota Bekasi, Dadang Ginanjar menjelaskan, kunjungan itu merupakan undangan dari pihak Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH). Selain Bekasi, ada pemerintah pusat, dan empat kota/kabupaten di Indonesia.

"Seluruh biaya dan kebutuhan di sana ditanggung oleh IUWASH," kata Dadang.

Dia menambahkan, kegiatan itu merupakan pertukaran ilmu dalam pengelolaan tinja di Filipina. Pemprov Bekasi akan belajar tentang peraturan, strategi, dan penerapannya di Kota Manila, Filipina.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Tumai, mengklaim sudah ada tembusan surat izin dari Wali Kota Bekasi ke Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, soal agendanya ke Filipina nanti.

"Keputusan sepenuhnya ada di Gubernur, tapi saran saya dibatalkan kalau bisa," kata dia.

Tumai menilai masih banyak pekerjaan di Kota Bekasi yang membutuhkan perhatian pemerintah. Selain menjaga image para pejabat, sebaiknya belajar mengolah limbah cukup di dalam negeri saja.

"Di dalam negeri juga banyak yang bisa mengerti cara mengolah limbah," kata Tumai.

Pemerintah Kota Bekasi sebenarnya punya Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. Tapi karena belum maksimal, Pemprov berencana memperdalam ilmunya ke Filipina. Demikian dilansir dari Tempo.

(Nay)
Komentar