Mahasiswa Surabaya Rancang Masjid Berteknologi Modern

Senin, 18 April 2016 12:20
Mahasiswa Surabaya Rancang Masjid Berteknologi ModernMasjid @hiconsumption.com
Sebuah masjid dengan teknologi modern berusaha dirancang oleh Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS). Mereka akan menyematkan beberapa teknologi, misalnya lampu LED untuk meluruskan shaf.

Herwin Firnanda yang merupakan ketua projek Masjid berteknologi modern ini mengatakan jika jumlah masjid di Indonesia sangatlah banyak, namun masih jauh dari kata modern.

Mengenai lampu LED, Herwin mengatakan, "Masjid ini dirancang dengan beberapa keunggulan. Lampu LED akan berada di bawah kaki para jamaah, ketika kaki berada diatas LED, maka sensor akan bekerja dan lampu LED mati, ini bisa menjadi indikator barisan shaf kurang rapat jika lampu LED masih menyala."

Masjid berkonsep modern ini nantinya juga akan dilengkapi dengan alat pengacak sinyal agar ponsel jemaah tidak mengganggu saat salat dilakukan. Hal ini juga membuat pihak masjid tak perlu memberikan peringatan untuk menonaktifkan ponsel.

Dengan alat pengacak sinyal ini, pengguna ponsel tidak akan mendapatkan sinyal ketika di dalam masjid sehingga tidak mampu menerima SMS ataupun panggilan masuk.

"Alat ini mampu bekerja dengan radius sekitar 6 meter dari titik alat dipasang. Selain itu, Masjid modern ini juga dilengkapi dengan kompas otomatis yang bisa menunjukkan arah kiblat," lanjut Herwin.

Mahasiswa lain, Safaat Ramadani mengatakan, "Alat ini lebih dibutuhkan bagi para jamaah yang tidak ada garis shaf. Masjid yang serba canggih ini juga dilengkapi dengan parkir berteknologi modern karena di pintu masuk dipasang sensor."

Disebut parkir modern karena ada sebuah LED yang mampu menuntun mobil ke area parkir hingga menemukan slot kosong. Jika banyak slot kosong, maka hanya satu lamu LED yang menyala.

"Begitu mobil sudah terparkir maka lampu slot akan mati. Seiring dengan itu, lampu yang ada di satu slot kosong lainnya akan menyala, sampai seluruh parkiran penuh maka slot baru mati semua," tandasnya.
(mks)
Komentar