Tudingan Fadli Zon 'Jokowi Lindungi Ahok di Kasus Sumber Waras' Jadi Polemik

Senin, 18 April 2016 12:40
Tudingan Fadli Zon  'Jokowi Lindungi Ahok di Kasus Sumber Waras' Jadi PolemikFadli Zon @merdeka.com

Pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menyebut ada upaya Presiden Jokowi membekingi Gubernur Ahok dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras menjadi polemik. Pihak istana membantah pernyataan politisi Gerindra tersebut.

"Saya kira enggak ada begitu. Enggak ada," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (17/4).

Luhut meminta semua pihak berpegang teguh pada keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga hukum yang berwenang mengusut kasus tersebut.

"Biarkan hukum yang bicara. Kita enggak usah terlalu heboh-lah," ujar Luhut.

Bantahan juga datang dari Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief atas pernyataan Fadli Zon beberapa hari lalu.

"Adalah fitnah jika ada pihak yang mengatakan bahwa Presiden mencampuri urusan kasus-kasus di KPK," ujar Syarief.

Syarief menegaskan jika KPK sangat independen dalam penyelidikan soal Sumber Waras. KPK bekerja berdasarkan bukti-bukti, bukan berdasarkan opini dan tekanan politik.

"Sekali lagi kami tekankan bahwa KPK tidak akan tunduk pada tekanan-tekanan eksternal dalam mengusut suatu kasus," kata Syarief.

Keriuhan ini berkembang setelah Fadli Zon menyebut bahwa Presiden Jokowi perlu mengklarifikasi langsung jika tidak melindungi Ahok dalam perkara Sumber Waras yang kini diselidiki KPK.

"Saya kira harus ada klarifikasi dari Presiden, karena ada rumor kalau Presiden melindungi Ahok. Makanya presiden harus berikan klarifikasi," ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat diskusi publik bertajuk 'Pro Kontra Audit Sumber Waras' di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (16/4) lalu.

"Ini kasus, rumor ini harus dibantah kalau ini nggak benar. Risikonya orang akan bertanya-tanya kasus yang sudah gamblang (ada indikasi kerugian negara), tapi nggak bisa dieksekusi," tegas Fadli. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Nay)
Komentar