Bayi Kembar Tanpa Kepala Lahir di Zimbabwe, Langsung Mati

Sabtu, 16 April 2016 07:30
Bayi Kembar Tanpa Kepala Lahir di Zimbabwe, Langsung MatiIlustrasi @mirror.co.uk

Kasus kelahiran langka terjadi di Kota Masvingo, Zimbabwe, Rabu (13/4). Seorang wanita melahirkan bayi kembar, namun salah satu anaknya tidak memiliki kepala.

Bayi tanpa kepala itu meninggal saat proses persalinan di Rumah Sakit Umum Masvingo. Sementara bayi kembarannya memiliki ukuran kepala yang lebih besar dari kepala bayi pada umumnya.

Miris, bayi itu meninggal menyusul saudara kembarnya.

Pihak rumah sakit enggan mengungkapkan identitas ibu bayi itu. Tapi dipastikan, kondisi kesehatannya telah pulih.

Pejabat kesehatan Provinsi Masvingo, Amadeous Shamu, membenarkan kabar bayi kembar lahir tanpa kepala itu. Dia menyebut kasus kelahiran ini karena kelainan bawaan.

"Benar ada kasus seperti itu, tapi situasi seperti itu sangat langka secara umum dikenal dengan kelainan bawaan, yang pada dasarnya merupakan kerusakan yang terjadi pada janin selama tahap awal kehamilan," ujar Shamu.

"Janin tanpa kepala tidak bisa hidup setelah kelahiran prematur, sementara bayi lainnya lahir dengan kondisi hidup tapi dengan kepala sangat besar, meninggal setelah beberapa menit," tambah dia.

Shamu menduga kelahiran janin cacat ini karena terjadi kerusakan tabung saraf pada tahap organogenesis atau proses pembentukan organ tubuh.

"Tahap organogenesis merupakan tahapan saat organ mulai berkembang dalam kehamilan dan di sana mungkin kelainan tabung saraf menyebabkan kerusakan janin dan hasilnya dilahirkan tanpa kepala," kata dia.

Di sisi lain, ahli medis setempat, Kudzai Masinire mengatakan kelahiran tersebut bisa karena dipicu kelainan kromosom atau kekurangan gizi, yang memengaruhi pembentukan organ janin.

Biasanya, faktor lingkungan memiliki peranan. Seperti di Hiroshima di Jepang.

"Di mana efek dari bahan radioaktif dari bom nuklir telah menyebabkan kelahiran anak-anak dengan kelainan bawaan," kata Masinire.

(Nay)
Komentar