Ditemukan Bintang Pengacau Model Fisika Modern

Kamis, 14 April 2016 20:30
Ditemukan Bintang Pengacau Model Fisika ModernBintang PB3877 @phys.org
Penelitian terbaru astronom menemukan sesuatu yang cukup mengejutkan, yakni sebuah bintang yang sangat cepat yang bisa mengacaukan model fisika modern saat ini. Bintang itu terletak di jarak ribuan tahun cahaya di pinggiran Galaksi Bima Sakti.

Bintang biner yang bergerak dengan kecepatan mengalahkan Galaksi Bima Sakti itu disebut dengan PB3877 dan terletak di 18 ribu tahun cahaya dari Bumi. PB3877 bukan yang pertama ditemukan dengan kecepatan luar biasa, setidaknya ada 20 bintang yang diidentifikasi mempunyai kecepatan tak kalah cepat.

Salah satu dari 20 bintang dengan kecepatan yang bisa mengacaukan model fisika modern adalah US 708 yang dikonfirmasi pada tahun 2005 meluncur melalui Galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 1.190 Km per detik. Tarikan gravitasi Galaksi bahkan tak mampu menahannya.

Penemu US 708, Eugene Magnier dari University of Hawaii mengatakan, "Dengan kecepatan itu Anda bisa melakukan perjalanan dari Bumi ke Bulan hanya dalam waktu 5 menit."

Bintang US 708 dikatakan mampu meninggalkan Galaksi Bima Sakti dengan waktu sekitar 25 juta tahun. Namun, 20 bintang-bintang tersebut kini menjadi bintang tunggal dan berbeda dengan bintang PB3877 yang baru saja ditemukan.

PB3877 menjadi bintang pertama yang kembali ditemukan dengan kecepatan mengerikan. PB3877 dikatakan berbeda karena tidak terletak di dekat lubang hitam raksasa (supermassive black hole) seperti bintang berkecepatan tinggi yang biasa ditemukan.

Astronom berhasil mengidentifikasi PB3877 sebagai bintang dengan kecepatan hiper menggunakan teleskop 10 meter Keck II di Hawaii dan teleskop 8,2 meter Very Large (VLT) di Cile.

Menggunakan kedua teleskop tersebut, astronom banyak menemukan hal baru, termasuk mengetahui bahwa bintang PB3877 mungkin saja bukan bintang yang asalnya dari Galaksi Bima Sakti. Temuan ini dipublikasikan dalam Astrophysical Journal Letter.

Salah satu peneliti yang terlibat, Eva Ziegerer mengatakan, "Dari perhitungan, kami dapat mengecualikan pusat Galaksi sebagai asal dari bintang ini karena lintasannya tidak pernah mendekati pusat Galaksi. Mekanisme lain seperti tabrakan bintang atau ledakan supernova sudah diusulkan tapi seharusnya (mekanisme ini) akan menyebabkan terganggunya bintang biner (sehingga menjadi tunggal)."
(mks)
Komentar