Jawaban Menteri Susi Bungkam DPR, Tampar Pejabat Masa Lalu

Kamis, 14 April 2016 12:20
Jawaban Menteri Susi Bungkam DPR, Tampar Pejabat Masa LaluMenteri Susi Pudjiastuti @detik.com

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menjelaskan alasan kenapa Komandan Satgas 115 dijabat olehnya. Hal itu untuk menjawab pertanyaan anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ono Surono.

Menurut Ono, seharusnya seorang Menteri Kelautan dan Perikanan tidak memberikan komando kepada TNI, baik Angkatan Laut hingga Kepolisian untuk menenggelamkan kapal.

Susi menjawab pertanyaan itu dengan gamblang dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI. Menurut dia, Presiden menginginkan adanya deterrent effect atau efek pencegahan terhadap para pelaku illegal fishing.

"Makanya kita mempertontonkan penenggelaman kapal," kata Susi di Jakarta, Rabu (13/4), dilansir dari Kompas.

Susi menuturkan pihaknya ingin berkoordinasi dengan semua pihak untuk memberantas pencurian ikan di laut NKRI.

"Tapi, menyadari para pegawai kita yang dulunya mengizinkan (IUU fishing), kalau tidak ada komando satu, mereka di lapangan akan susah menjalankan tugas. Mereka akan saling tuding, 'dulu kamu kasih izin, kamu juga terima'," tegas Susi.

"Maka saya dan Presiden berunding dan membuat konsensus ini untuk menyelamatkan muka semua, dan membuat kebijakan ini berhasil," imbuhnya.

Menteri asal Pangandaran itu menambahkan, pihaknya sengaja mencari sensasi dalam penenggelaman kapal-kapal tersebut. Hal itu sebagai peringatan kepada para pelaku ilegal fishing supaya tidak kembali mencuri ikan di laut wilayah Indonesia.

"Kalau diam-diam saja ya tidak akan memberikan deterrent effect. Lagi pula, anggaran untuk menenggelamkan 176 kapal, tidak sampai Rp 2 miliar. Itu pun lebih untuk membereskan polusi yang bisa ditimbulkan," pungkas Susi.

(Nay)
Komentar