Bukti Manusia Bisa Baca Tulis Sejak 2.500 Tahun Silam

Rabu, 13 April 2016 14:30
Bukti Manusia Bisa Baca Tulis Sejak 2.500 Tahun SilamSurat Kuno @digitaljournal.com
Peneliti dari Tel Aviv University, Israel berhasil menemukan sekumpulan surat kuno yang terbuat dari tanah liat yang bahkan dikatakan bisa menentukan awal mula kitab injil dibuat. Surat kuno itu diperkirakan sudah berusia 2.500 tahun.

Para peneliti memanfaatkan perangkat pencitraan canggih untuk memeriksa fragmen tembikar yang dikenal dengan nama ostraca yang ditemukan di sebuah benteng di Tel Arad itu.

Tidak ditemukan hal yang luar biasa di dalam surat yang dibuat sejak 600 SM (sebelum masehi) itu karena kebanyakan hanya berisi daftar belanja dan perintah militer. Diduga, tulisan itu dibuat oleh beberapa orang yang berbeda kelas sosial.

Salah seorang peneliti mengatakan, "Dengan kata lain, banyak orang di kala itu yang sudah melek huruf. Mulai dari aparat militer, pejabat tinggi sampai perwakilan yang bekerja di pos-pos kecil di gurun. Untuk mendukung birokrasi aparat semacam ini, sebuah sistem pendidikan pasti telah muncul pada zaman Yehuda, atau sebelum tahun 586 sebelum Masehi."

Selain membuktikan orang zaman kuno sudah melek huruf, temuan ini juga membuat ilmuwan yakin jika kitab Injil juga telah ditulis puluhan tahun lebih awal dibanding yang diyakini selama ini.

Kitab Perjanjian Lama seperti Deuteronomy, Joshua, Judges dan Kings yang menggambarkan sejarah Israel Kuno selama ini dianggap sebagai yang tertua dari bagian Alkitab. Namun, kini temuan ini memberikan bukti adanya sistem pendidikan yang canggih di zaman sebelum masehi.

Arkeolog yang telibat dalam penelitian ini, Israel Finkelstei mengatakan, "Sampai saat ini, argumen yang ada berbasis pada teks dan semuanya bersifat relatif. Kita tahu jika teks X kemungkinan ditulis sebelum teks Y, tapi tanpa kronologi yang pasti. Yang kita harus lakukan ke depan adalah masuk ke ranah studi empiris. Di Arad ini, kami akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan itu dengan cara empiris."
(mks)
Komentar