Foto Istri Santoso Gendong Senjata Laras Panjang di Hutan

Selasa, 05 April 2016 20:00
Foto Istri Santoso Gendong Senjata Laras Panjang di HutanIstri Santoso ikut suaminya bersembunyi di hutan @detik.com

Istri Santoso alias Abu Wardah, pimpinan MIT, Jamiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi (28) ikut bergerilya di hutan di Gunung Biru, Tangkura, Poso. Selain Atun, ada dua wanita lain yang juga istri pengikut Santoso.

Ketiga wanita itu tertangkap kamera memakai hijab dan cadar berwarna hitam. Salah satu wanita memanggul senjata api laras panjang, tengah menyeberangi sungai kecil. Satu wanita lagi berjongkok dan membidik dengan senjata api laras panjang.

istri-santoso

Foto-foto itu diperoleh dari kamera ponsel tersangka MAQ alias Brother yang juga pengikut Santoso.

Menurut informasi anggota militer, ketiga wanita itu ikut dengan suaminya sejak Desember 2014. Istri Santoso meninggalkan anaknya yang berusia 1,5 tahun yang dititipkan kepada kerabat Santoso.

istri-santoso

"Berdasarkan keterangan tersangka MAQ alias Brother, bahwa istri Santoso dan 2 akhwat lainnya itu ada di hutan-hutan di Gunung Biru," ujar seorang perwira yang terlibat di Satgas Tinombala, dilansir dari Detik, Senin (4/4).

Soal keterlibatan dua wanita lain selain istri Santoso itu dibenarkan oleh Kapolda Sulteng yang juga Kepala Penangung Jawab Satgas Tinombala Brigjen Rudy Sufahriadi.

istri-santoso

"Ketiga akhwat tersebut sudah masuk dalam daftar DPO yang telah kami rilis," ujar Rudy.

Beberapa waktu lalu dilaporkan penampakan Santoso dan kelompoknya yang tengah menyantap daging anoa buruan. "Rasanya lezat," ucap Santoso.

Kelompok Santoso hingga kini masih diburu pasukan gabungan TNI-Polri dan bersembunyi di hutan pegunungan Kecamatan Lore Peore dan Lore Tengah di Kabupaten Poso. Mereka sudah terkepung dan dalam kondisi kehabisan bahan makanan.

istri-santoso

Menteri koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan pagi tadi mengatakan jika kelompok Santoso sudah melemah dan kini terbagi tiga.

"Pengejaran masih terus berlangsung, sekarang mereka sudah terpecah jadi tiga kelompok, kita harap secepatnya selesai," kata Luhut seusai acara Pemantapan Kepala Lapas dan Rutan Seluruh Indonesia di Jakarta, Selasa (5/4).

"Kita tak tahu berapa lama pengejaran ini berlangsung, tetapi kita ingin secepatnya," kata Luhut.

(Nay)
Komentar