Rasis, Petisi Pecat Yusron Ihza Mahendra Didukung Ribuan Netizen

Senin, 04 April 2016 10:15
Rasis, Petisi Pecat Yusron Ihza Mahendra Didukung Ribuan NetizenYusron Ihza Mahendra @jpnn.com

Kicauan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra pada 28 Maret lalu berbuntut panjang. Cuitan Yusron di akun Twitter @YusronIhza_Mhd tersebut bernada rasis dan menebar permusuhan.

Muncul petisi 'Pecat Dubes RI Untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra yang Rasis' di change.org. Petisi ini digagas oleh A Setiawan Abadi dan ditujukan kepada Presiden Jokowoi dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Sejak muncul dua hari lalu, petisi ini sudah mendapat 6.617 dukungan. Berikut adalah penggalan petisi pemecatan adik Yusril Ihza Mahendra tersebut:

Dubes RI merupakan wakil bangsa dan negara RI di suatu negara. Dia merupakan pejabat tinggi negara yang terhormat yang diangkat oleh Presiden selaku kepala negara RI yang berdasarkan Pancasila. Sila Persatuan Indonesia menegaskan bahwa Republik Indonesia adalah negara kebangsaan bukan negara berdasarkan ras. Seorang dubes merupakan wajah negara. Sungguh memalukan dan merendahkan marwah negara dan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila & Bhinekka Tunggal Ika saat Dubes RI untuk Jepang tsb. menyampaikan ide2 rasialisme untuk menyerang Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang beretnis Tionghoa di medsos dan media massa. Patut diduga ybs. sedang terlibat untuk mempromosikan kakak kandungnya Yusril Ihza Mahendra yang sedang berusaha menjadi calon gubernur untuk Pilkada DKI 2017. Sebagai dubes ybs telah mencederai dan mendegradasikan kehormatan RI sebagai negara kebangsaan. Atas ujaran2nya yang rasis yang membahayakan persatuan Indonesia, kami mohon agar Presiden Joko Widodo memecat ybs. dan menggantinya dengan seorang dubes yang berwawasan kebangsaan dan mendukung Nawacita.

Kasus ini bermula dari kicauan Yusron menyoal gaya kepemimpinan Gubernur Ahok yang arogan. Hal itu dinilai bisa menimbulkan kerusuhan di kalangan masyarakat kecil dan etnis Tionghoa.

"Jika sayang dengan etnis Cina yang baik, miskin, dan bisa lari ke luar negeri jika ada kerusuhan etnik, mohon Ahok tidak arogan dalam memerintah. Kasihan dengan Cina-Cina lainnya, yang miskin, baik, tidak salah jika mereka jadi korban," cuit akun Twitter @YusronIhza_Mhd.

Selain itu, ada petisi lain yang mendapat dukungan hingga 38.341 orang di situs change.org. Petisi ini digagas oleh Adrian Smith, berikut ini isinya:

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mrangwa, berbeda beda tetapi satu, adalah nilai luhur bangsa Indonesia. Indonesia terdiri dari 17.000 pulau, seribuan dialek, ratusan suku, multi etnis & ragam budaya.

Sangat tidak pantas pejabat pemerintah, apalagi seorang duta besar di negara sahabat melontarkan pernyataan berbau rasis, kebencian, memutar-balikkan fakta sejarah dan provokasi konflik.

Tanda tangani petisi ini Pecat Yusron Ihza Mahendra sebagai Duta Besar. #StopRacism

(Nay)
Komentar