Indonesia Serius Soal Natuna, Kirim 5 Jet Tempur F-16

Sabtu, 02 April 2016 18:15
Indonesia Serius Soal Natuna, Kirim 5 Jet Tempur F-16Jet tempur F-16 @kompas.com

Pemerintah Republik Indonesia menyikapi serius insiden di Kepulauan Natuna dengan Tiongkok dua pekan lalu terkait kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan penjaga pantai Tiongkok.

Saat itu kapal patroli KKP dicegat kapal penjaga pantai Tiongkok ketika hendak menarik kapal pencuri di perairan Natuna.

Atas insiden ini, Indonesia memanggil Duta Besar Tiongkok dan menyampaikan protes keras.

Tak ingin lagi wilayah NKRI disusupi militer asing, Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu menyatakan TNI siap membentengi wilayah Natuna.

Sikap itu diwujudkan dengan menempatkan lima jet tempur F-16 'Fighting Falcon', tiga Kapal Frigate, sistem radar baru, sejumlah drone, satu batalion dari TNI AD, serta Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU.

"Natuna adalah pintu (NKRI). Jika pintunya tidak dijaga, maka para pencuri akan masuk ke dalam," papar Menhan Ryamizard dikutip Bloomberg, Jumat (1/4).

"Semua keributan (insiden Natuna) ini karena sampai sekarang tidak dijaga. Ini semua menyangkut tentang respek terhadap negara," tambahnya.

Tak hanya itu, Menhan juga mempertimbangkan wajib militer terhadap masyarakat di Kepulauan Natuna.

"Jadi jima terjadi sesuatu, masyarakat tidak akan takut dan tahu apa yang harus dilakukan," tandas Ryamizard.

(Nay)
Komentar