Manfaatkan Internet, Bisnis Es Pisang Ijo Mendunia

Sabtu, 02 April 2016 14:20
Manfaatkan Internet, Bisnis Es Pisang Ijo MenduniaJustmine Pisang Ijo @panduanwisata.id
Dengan adanya internet, bisnis apapun kini bisa dikenal oleh banyak orang. Bahkan tidak hanya secara lokal, namun juga secara internasional. Ekspansi yang sangat luar biasa melalui internet ini juga dirasakan oleh seorang pengusaha pisang ijo.

Melaui laman pisangijo.com, Just Mine Pisang Ijo (JMPI) mengaku pertumbuhan bisnisnya merambah hingga penjuru dunia. Kini, Just Mine Pisang Ijo pun merasakan tantangan kuliner yang lebih besar dari pasar konvensional.

Riezka Rahmatiana selaku pendiri JMPI mengatakan jika strategi merambah ke dunia maya memang sengaja dilakukan untuk memperkenalkan produknya ke kalangan yang lebih luas.

Riezka ingin brand awareness usahanya meningkat, terutama di daerah konsumen di negara-negara yang ditujunya. Selain itu, pisangijo.com sendiri telah menjadi etalase e-commerce yang sekaligus menyediakan informasi untuk pebisnis mengenai kesempatan bisnis waralaba.

"Dalam memperluas jangkauan bisnis, kami menyadari pentingnya sebuah situs untuk berbagi cerita tentang brand kami. Memiliki website dengan domain .com, membuat kami mampu meraih peluang bisnis luas dari berbagai penjuru dunia," ujar wanita cantik kelahiran Lombok ini.

Bisnis JMPI dibentuk pada tahun 2007 dengan modal sebesar Rp 2 juta. Awalnya, wanita berusia 26 tahun tersebut membuka gerai kecil di Bandung. Baru, tahun 2010 ia mengembangkannya dan membuat pisangijo.com.

Hasilnya mengesankan, kini JMPI mempunyai ratusan gerai yang tersebar tidak hanya di Indonesia, melainkan juga Malaysia, Korea, hingga Hong Kong.

Bisnis ini disebutkan mampu menghasilkan 20 kontrak waralaba per bulan, baik dalam maupun luar negeri. Pertumubuhan yang pesat ini menurut Riezka adalah karena penggunaan domain internasional .com.

"Pada tahun 2010, situs pisangijo.com berhasil menarik perhatian pengguna search engine atau mesin pencari dan berlanjut hingga dua tahun berikutnya," tandasnya.
(mks)
Komentar