Memencet Jerawat Bikin Iritasi dan Peradangan

Jum'at, 01 April 2016 09:00
Memencet Jerawat Bikin Iritasi dan PeradanganIlustrasi memencet jerawat @tqn.com
Tahukah Anda jika kebiasaan memencet jerawat ternyata memiliki dampak tidak baik bagi kesehatan kecantikan?

Menurut ahli penyakit kulit Australia, Michelle Rodrigues, ketika memencet jerawat, sebum, sel kulit mati dan bakteri dipaksa masuk di bawah permukaan kulit, bahkan dapat menyebarkan infeksi.

"Memencet jerawat bukan solusi terbaik dan bisa membuat kulit Anda mengalami hal yang lebih buruk," katanya kepada The Conversation.

Kebiasaan buruk ini menyebabkan infeksi dan merusak kulit di sekitarnya, sehingga masalah menjuadi lebih buruk seperti terjadinya iritasi dan pendarahan.

"Analoginya, jerawat bagai tas kecil yang mengandung minyak, bakteri, dan peradangan. Jika Anda memencetnya dapat mengakibatkan sebagian jerawat terdorong ke dalam kulit di sekitarnya, dan membuat masalah lebih buruk. Seperti menyebabkan infeksi dan kulit di sekitarnya akan menghitam sementara," jelas Rodrigues.

Kasus terparah, jika peradangan memburuk bisa meninggalkan jaringan parut saat jerawat mereda dan jaringan parut (tidak seperti jerawat) ini dapat bersifat permanen.

Rodrigues mengatakan, sebenarnya hampir semua jerawat akan berkurang dengan sendirinya.

"Jika bisa menahan diri tidak memencet, jerawat bisa hilang sendiri dalam seminggu atau lebih tanpa meninggalkan bekas atau jaringan parut. Selain itu 'isinya' juga akan keluar dengan sendirinya jika sudah waktunya." ungkap Rodrigues.
(De)
Komentar