Siap-siap! Pengguna Kartu Kredit Bakal Dikejar Pajak

Rabu, 30 Maret 2016 11:00
Siap-siap! Pengguna Kartu Kredit Bakal Dikejar PajakIlustrasi @kaskus.co.id

Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggunakan data dari berbagai pihak untuk penerimaan pajak, termasuk data kartu kredit.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, akses terhadap data pengguna kartu kredit sangat penting. Dia mengibaratkan dengan berperang tanpa menggunakan senjata.

"Jadi kita masih butuh akses data yang lebih banyak itu aja, termasuk kominfo, termasuk perbankan, pokoknya segala macam. Perbankan kan tidak harus rekeningnya. Bisa pemakaian kartu kredit. Itu kan sesuatu yang bisa kita akses, sebetulnya," kata Bambang, di Jakarta, Selasa (29/3).

Menkeu menambahkan, DJP tahun ini akan fokus mengejar wajib pajak orang pribadi yang selama ini realisasinya sangat rendah. Pada tahun lalu saja hanya mencapai Rp 9 triliun.

Dalam Rapimnas III Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Bambang meminta dukungan Presiden Joko Widodo untuk penguatan DJP.

"Karena itu kami mohon kepada Presiden selaku kepala negara memberi dukungan ke DJP terutama untuk akses data dari berbagai pihak," kata Bambang dalam sambutan Rapimnas III DJP Kemenkeu.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah juga membidik potensi penerimaan negara dari pengenaan cukai untuk plastik air kemasan dan bahan bakar minyak (BBM).

(BACA: BBM & Air Kemasan Dikenai Cukai, Harga Dipastikan Melonjak)

(Nay)
Komentar