5 Langkah Maksimalkan Penghasilan Bagi Karyawan

Rabu, 30 Maret 2016 08:00
5 Langkah Maksimalkan Penghasilan Bagi KaryawanIlustrasi karyawan @sescolarescancun.jimdo.com
Beberapa kantor atau perusahaan memang ada yang memberikan besaran upah atau penghasilan sesuai dengan jabatan, kemampuan, atau profit perusahaan seorang pegawai.

Namun sebuah penelitian menemukan bahwa sering kali wanita dibayar lebih sedikit dibanding karyawan pria. Jika Anda mengalaminya, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut ini untuk memaksimalkan penghasilan:

1. Minta Naik Gaji

Jika ingin penghasilan yang lebih besar tentu yang pertama Anda lakukan adalah memintanya kepada atasan. Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu bila Anda memang pantas naik gaji.

Kemudian tentukanlah waktu yang tepat sehingga rencana dapat berjalan mulus, misalnya sesaat setelah Anda berhasil mengerjakan atau memimpin sebuah proyek kerja.

2. Siapkan Bukti

Buatlah atasan sadar dan mengerti bahwa penghasilan yang didapat memang kurang sesuai dengan kemampuan atau kontribusi Anda. Pertama, pastikan jika Anda berprestasi dan berhak mendapat pendapatan yang lebih besar.

Kedua, lakukan riset mengenai gaji pegawai-pegawai lain di industri karier Anda. Banyak yang menganggap menanyakan penghasilan adalah hal tabu. Untuk itu, bertanyalah dengan sopan dan profesional.

3. Tonjolkan Kemampuan Unik

Sebagian dari Anda mungkin merasa belum pantas naik gaji karena tidak memiliki kemampuan yang memadai. Jadi coba analisa kembali kekuatan atau keunikan Anda dalam tim.

Kemudian kemukakan hal tersebut kepada atasan ketika meminta penghasilan yang lebih tinggi.

4. Tunjukkan Anda Bernilai

Selain menunjukkan kemampuan, perlihatkan bila Anda bernilai dengan menunjukkan sejumlah prestasi kerja. Pastikan bila Anda menyiapkan data-datanya ketika berhadapan dengan atasan ketika negosiasi gaji. Agar bos tidak bisa berkelit untuk memberikan Anda kenaikan penghasilan.

5. Ganti Pekerjaan

Menurut James R. Williston, hal tersebut adalah salah satu cara untuk berhenti dapat penghasilan yang rendah. Profesor Harvard Businness School juga menyarankan agar pekerja wanita memilih posisi atau industri di mana wanita belum terlalu banyak diwakili.
(De)
Komentar