Kesurupan Beruntun di Kalimantan Timur, 10 Orang Tewas

Senin, 21 Maret 2016 22:30
Kesurupan Beruntun di Kalimantan Timur, 10 Orang TewasIlustrasi @kompas.com

Sebanyak 10 orang meninggal akibat penyebab misterius. Warga Kampung Marancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), menduga korban tewas akibat kesurupan beruntun sejak 47 hari terakhir.

"Memang benar ada 10 warga meninggal dunia di Kampung Marancang Ulu dalam kurun waktu sebulan terakhir. Tetapi, karena itu akibat kesurupan sehingga dari tinjauan medis kami tidak bisa menganalisanya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Totoh Hermanto, Minggu (20/3).

Untuk menyelidiki kasus kematian janggal ini, Pemerintah Kabupaten Berau telah menurunkan tim untuk mengecek langsung.

"Tim dari Pemkab Berau telah melibatkan puskesmas setempat untuk mengecek informasi meninggalnya 10 warga tersebut," tutur Totoh.

Sementara Kapolres Berau Ajun Komisaris Besar Anggi Yulianto Putro membenarkan ada 10 orang tewas usai kesurupan.

"Memang benar ada informasi 10 warga meninggal di Kampung Marancang Ulu. Namun, kami masih melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan informasi apakah betul ke-10 warga tersebut meninggal akibat kesurupan atau faktor lain," ucapnya.

Meski demikian, kabar kematian akibat kesurupan ini dibantah oleh Kepala Kampung Marancang Ulu, Andi Marpai.

"Jadi, tidak semua warga yang meninggal tersebut akibat kesurupan. Hanya ada dua orang yang meninggal karena kesurupan. Terakhir terjadi sekira sembilan hari yang lalu," tuturnya.

Menurut Andi, sebagian yang meninggal adalah anak-anak yang sebelumnya memang sakit-sakitan. Selanjutnya ibu hamil meninggal di rumah sakit. "Belum tujuh hari, ada lagi yang meninggal," ucapnya.

(Nay)
Komentar