DNA Pengaruhi Kebahagiaan Pernikahan

Selasa, 22 Maret 2016 06:00
DNA Pengaruhi Kebahagiaan PernikahanIlustrasi pernikahan @bestfriendtagquestions.com
Menjalin hubungan rumah tangga bukanlah hal sepele, mengingat pernikahan sebaiknya hanya dilakukan sekali seumur hidup. Bahkan, sebuah studi mengungkapkan bahwa kecocokan gen dan DNA merupakan kunci kelanggengan dan pastinya kebahagiaan pernikahan.

Dilansir dari Daily Mail, penelitian yang dilakukan oleh University of California, Berkeley, dan Northwestern University, mencoba untuk mencari tahu mengenai adanya hubungan antara genetika, emosi, dan kebahagiaan pernikahan.

"Sebuah misteri abadi adalah apa yang membuat satu pasangan begitu selaras pada suasana emosional dalam pernikahan, dan pasangan lain tak menyadarinya," kata psikolog peneliti dari University of California, Robert W Levenson.

Penelitian pertama yang membahas korelasi kelanggengan dan kebahagiaan pernikahan dengan gen ini membuat para peneliti menemukan bahwa ada hubungan antara kebahagiaan sebuah hubungan dengan varian gen atau alel yang dikenal sebagai 5-HTTLPR.

Dari 150 pasangan yang telah menikah selama 20 tahun, ditemukan pasangan dengan dua 5-HTTLPR pendek memiliki hubungan yang tidak harmonis. Di dalam pernikahan mereka banyak ditemukan emosi negatif dan pertengkaran.

Berbeda dengan pasangan yang memliki dua alel 5-HTTLPR panjang, pernikahan justru dipenuhi dengan humor dan kasih sayang. Rasa pengertian satu sama lain sangat terjalin kuat.

Meski begitu para peneliti mengatakan bahwa hal ini bukan berarti bahwa pasangan dengan variasi gen 5-HTTLPR yang berbeda bukanlah pasangan yang cocok.

Namun mereka yang mempunyai dua alel pendek lebih mungkin untuk berkembang dalam hubungan yang baik atau justru menderita dalam hubungan yang buruk.
(De)
Komentar