Tak Hanya Minuman, Makanan Juga Bisa Cukupi Asupan Air

Senin, 21 Maret 2016 05:00
Tak Hanya Minuman, Makanan Juga Bisa Cukupi Asupan AirIlustrasi minum air putih @natural-health-journals.com
Selama ini banyak orang percaya bahwa asupan air dalam tubuh hanya dapat dipenuhi oleh air dengan meminum 1,5 hingga 2 liter air setiap hari.

Nyatanya, sejumlah pakar kesehatan justru lebih menyarankan Anda untuk mencukupi asupan air lewat makanan tidak hanya minuman. Sebab ketika manusia dilahirkan, bayi terdiri dari 75% - 80% air.

Namun seiring bertambahnya usia, sel-sel di dalam tubuh semakin berkurang kadar airnya secara bertahap. Oleh karena itulah pakar nutrisi menyarankan kita untuk lebih banyak makan makanan mengandung air dan lebih sedikit minum.

"Hidrasi yang sehat adalah seberapa lama air itu bisa ditahan oleh tubuh, bukan air yang Anda minum lalu langsung keluar dari tubuh," terang Dr. Howard Murad, associate clinic professor of medicine dari University of California, Los Angeles, dikutip dari dailymail.co.uk.

Dr. Howard menambahkan, terlalu banyak minum air justru bisa menguras vitamin dan mineral karena air cenderung lebih cepat keluar dari tubuh melalui urin.

Meski begitu dirinya juga tidak melarang orang untuk minum air namun perlu diingat bahwa jika air tersebut bertahan lama di dalam tubuh dan masuk ke dalam sel, maka manfaatnya bagi kesehatan tubuh pun kurang maksimal.

Air hanya mengambang di antara sel-sel, membuat tubuh terasa gemuk dan lesu. Bahkan kantung mata lebih tebal, tumit bengkak atau perut kembung juga tubuh tidak bisa menahan air dengan efektif.

Beda halnya jika Anda mengonsumsi air dengan dimakan. Air yang terkandung dalam makanan dikelilingi molekul-molekul lain yang membantunya lebih mudah masuk ke sel, sehingga bisa lebih lama bertahan di dalam sistem tubuh selama mungkin untuk digunakan sesuai kebutuhan.

Meski demikian, memenuhi kebutuhan air dalam tubuh dengan minuman tidaklah salah. Namun ada baiknya jika Anda konsumsi air dan makanan dengan perbandingan 50:50.
(De)
Komentar