5 Penyakit Pada Wanita Usai Bercinta

Kamis, 17 Maret 2016 20:00
5 Penyakit Pada Wanita Usai BercintaIlustarsi pasangan usai bercinta @boots.com
Seks memang menyenangkan dan memiliki banyak manfaat. Tapi tahukah Anda bahwa kegiatan ini ternyata bisa membuat wanita mengalami beberapa penyakit?

Dilansir dari Men's Health, ada 5 penyakit yang biasa dialami wanita usai bercinta:

1. Orgasme berlebihan

"Setelah stimulasi intens dan di beberapa tempat seperti klitoral, vaginal, dan bahkan rektal, sekaligus seorang wanita bisa mengalami kelebihan sistem otonomi saraf," ujar Jennifer Berman, M.D., direktur dari The Berman Women's Wellness Center di Los Angeles dan salah satu host di The Doctors.

Tubuh wanita melepaskan zat kimiawi saraf saat pembuluh darahnya melebar. Hal ini menyebabkan pusing, mual, dan rasa gamang, jelas Dr. Berman. Hal yang sama juga bisa terjadi pada pria.

Bahkan, penelitian melaporkan fenomena serupa yang didominasi oleh pria yang bernama post-orgasmic illness syndrome (sindrom sakit pascaorgasme), dimana pria mengalami gejala serupa flu yang bisa berlangsung sampai berminggu-minggu setelah orgasme.

2. Depresi

Seks seharusnya mengangkat mood, tapi kira-kira sepertiga wanita mengakui mereka mengalami depresi setidaknya sekali setelah berhubungan seks. Hal ini menurut penelitian di Australia pada tahun 2011.

Sekitar 10 persen wanita secara regular merasa sedih, gelisah, menyesal, bahkan kesal setelah kegiatan bercinta yang menyenangkan. Para peneliti menduga hal ini mungkin karena perubahan hormon pascaorgasme.

3. Sakit kepala

The International Headache Society melaporkan ada dua tipe sakit kepala yang berhubungan dengan kegiatan seksual. Pertama sakit kepala sebelum orgasme, dimana rasa sakitnya meningkat seiring gairah seks.

Kedua rasa sakit kepala membuncah yang terjadi saat atau tepat sesudah klimaks.

Sebuah studi tahun 2012 di dalam British Journal of Medical Practitioners melaporkan, penderita migrain berkemungkinan mengalami rasa sakit seiring rasa nikmat. Dan hal ini mempengaruhi 1 dari 100 orang.

4. Alergi

Pilihlah kondom Anda secara hati-hati, karena beberapa orang memiliki alergi terhadap lateks, jel pembunuh sperma, dan cairan pelumas tertentu, jelas Dr. Berman. Beberapa wanita malah memiliki alergi terhadap sperma.

"Terkadang tubuh wanita menganggap protein di dalam air mani sebagai benda asing, dan hal ini bisa menyebabkan iritasi dan rasa terbakar," ujar Dr. Berman.

Protein masing-masing pria itu unik, jadi hal ini lebih mungkin terjadi kali pertama Anda dan pasangan berhubungan seks.

Reaksi selanjutnya bisa berkurang seiring semakin seringnya hubungan seksual Anda, karena tubuhnya mulai terbiasa dengan sperma Anda, Dr. Berman meyakinkan.

5. Amnesia

Seorang wanita berusia 54 tahun mendatangi Georgetown University Hospital dan tak bisa mengingat kejadian selama 24 jam sebelumnya. Dan amnesianya ini terjadi tepat setelah dia berhubungan seks dengan suaminya.

Kejadian yang menimpa ini dilaporkan dalam terbitan tahun 2011 jurnal The Journal of Emergency Medicine. Wanita ini didiagnosis dengan amnesia global yang sifatnya sementara, suatu kondisi langka ketika ingatan tiba-tiba menghilang secara mendadak dan sementara.

Para peneliti menambahkan, amnesia ini bisa dipicu oleh aktivitas fisik berat, dan seringnya terjadi setelah hubungan seksual yang dahsyat.
(De)
Komentar