Maju Independen Dijegal DPR, Ahok Santai: 'Gue Kun Fayakun'

Rabu, 16 Maret 2016 16:00
Maju Independen Dijegal DPR, Ahok Santai: 'Gue Kun Fayakun'Ahok optimis maju lewat independen @liputan6.com

Komisi II DPR berencana merevisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Salah satu poin yang akan direvisi adalah syarat calon perseorangan.

DPR ingin memperberat syarat dukungan KTP bagi calon independen menjadi sekitar 10 hingga 20 persen dari jumlah pemilih pada pemilu sebelumnya. Saat ini aturan masih mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi sebesar 7,5 persen dari jumlah pemilih.

Terkait upaya DPR itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapinya dengan santai. Dia tetap berpegangan pada putusan MK.

"Boleh saja, saya kira enggak masalah mau usul bagaimana. Yang penting kan itu udah diputusin MK, saya mah ikut saja," ujar Ahok usai menghadiri acara di Pullman Hotel, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/3).

Ahok optimis meski hanya didukung relawan, dia menyerahkan pencalonan dirinya di Pilgub DKI 2017 kepada Tuhan.

"Sekarang parpol cuma ada kemungkinan mendukung, bukan mengusung. Karena Teman Ahok sudah mendukung. Saya sama parpol baik-baik saja dari dulu. Sekarang saya katakan Teman Ahok khawatir saya enggak dicalonkan partai makanya mereka mau ajak saya keluar dari parpol."

"Saya penuhin dan ya sudah nasib saya sekarang ada di Teman Ahok, lebih tepatnya teman-teman Ahok," jelas mantan bupati Belitung Timur itu.

Selain itu, Ahok juga tak menganggap DPR sedang menjegal dirinya. "Bukan biasa aja. Enggak bisa jegal juga kok, kunfayakun ya jadi gue," pungkasnya.

(Nay)
Komentar