Gas Elpiji Bisa Jadi NOS di Mobil Diesel, Begini Caranya

Selasa, 15 Maret 2016 16:00
Gas Elpiji Bisa Jadi NOS di Mobil Diesel, Begini CaranyaGas elpiji pendongkrak mesin mobil diesel @okezone.com
Banyak masyarakat Indonesia yang gemar dengan dengan mobil diesel yang selain canggih juga memiliki tingkat polusi rendah. Keunggulan lainnya adalah torsi yang kuat, gambaran mudah dari fungsi torsi adalah kemampuan mobil membawa beban berat di tanjakan.

Di luar kelebihannya, banyak orang yang mengeluhkan kecepatan mobil diesel yang dianggap terlalu rendah. Ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Pemilik kendaraan bisa memodifikasi mobilnya dengan menambahkan gas elpiji.

Cara ini mirip dengan Nitrous Oxide System (NOS) pada mobil mesin bensin. Sehingga pengendara bisa memiliki pengalaman seperti drag race, demikian dilansir Toyota Astra.

Namun ada beberapa perbedaan, yakni gas elpiji yang dicampur dengan solar dialirkan secara terus menerus. Untuk penambahannya pun tidak mudah dan membutuhkan rangkaian tertentu yang dalam hal ini bisa membelinya.

Rangkaian ini terdiri dari injektor katup pengatur gas dan sistem komputer sebagai pengaman. Sistem akan memantau bukaan gas dan parameter lain, kemudian menentukan berapa banyak gas yang dibakar bersama solar. Katub bekerja otomatis dan akan menutup saat pedal gas dilepas atau pedal rem diinjak.

Dalam hal performa dan efisiensi, teknik yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 80an ini memiliki keuntungan. Pembakaran solar yang sebelumnya hanya 85 persen akan meningkat dan lebih efisien sekitar 20 persen. Tenaganya juga akan naik 20 persen.

Yang lebih menarik, teknik ini sama sekali tidak memerlukan modifikasi pada mesin sehingga mobil akan tetap digunakan secara normal ketika Anda kehabisan elpiji. Jika berminat mencobanya, sebaiknya konsultasikan kepada bengkel di tempat Anda agar lebih aman.
(mks)
Komentar