Windows 10 Bajakan Rentan Diserang Hacker

Sabtu, 12 Maret 2016 12:10
Windows 10 Bajakan Rentan Diserang HackerWindows 10 @telegraph.co.uk
Tak bisa dipungkiri bahwa penggunaan Windows bajakan di negara-negara berkembang masih sangat banyak. Bahkan di China dilaporkan lebih banyak pengguna Windows bajakan dibanding dengan yang asli.

Di sisi lain, penggunaan Windows bajakan ternyata memiliki dampak yang sangat berbaya bagi para pengguna. Hal ini disampaikan langsung oleh Microsoft Indonesia.

Microsoft Indonesia mengatakan beberapa kelemahan Windows 10 bajakan, terutama dalam hal keamanan. Sistem operasi terbaru mereka ini diklaim telah dilengkapi dengan Windows Defender.

Windows Defender dihadirkan dengan tujuan untuk melindungi perangkat pengguna melalui proses deteksi dan penghapusan serangan yang ada di perangkat.

Untuk Windows 10 Pro Original, ada juga fitur Bitlocker Data Protection yang memastikan informasi dan data yang ada pada perangkat tidak bisa dicuri. Kedua fitur untuk keamanan ini tentu tidak ditemui pada Windows 10 bajakan.

Windows Business Group Lead Microsoft Indonesia, Linda Dwiyanti mengatakan, "Microsoft melalui Windows 10 Pro memberikan sistem perlindungan tambahan, yakni perlindungan terhadap Identity, Threat, dan Information."

Indonesia sendiri termasuk dalam Priority Watch List, daftar yang mengungkapkan negara mana saja yang warganya masih banyak menggunakan Windows 10 bajakan.

Lebih lanjut Linda mengatakan jika perangkat lunak bajakan hanya akan membawa pengguna kepada kerugian karena rentan terhadap serangan hacker dan berbagai bentuk kejahatan internet.
(mks)
Komentar