Bahaya Sering Pakai Obat Nyamuk Semprot

Minggu, 06 Maret 2016 05:00
Bahaya Sering Pakai Obat Nyamuk SemprotIlustrasi obat nyamuk semprot @tocka.com.mk
Nyamuk memang sangat mengganggu tidur dan parahnya nyamuk dapat menyebarkan penyakit berbahaya seperti DB. Sehingga tak jarang orang akan membasmi nyamuk dengan pembasmi serangga.

Sementar banyak orang percaya bahwa pembasmi serangga semprot sangat efektif dan dapat membunuh serangga seperti nyamuk dengan cepat.

Sayangnya, cairan pembunuh serangga tersebut mengandung DEET (Dietil Toluamide) yang sangat berbahaya bagi tubuh. Meski telah mengalami kajian sejak 1998, sebuah pengujian menyatakan bahwa DEET bisa digunakan asalkan dalam kadar yang wajar.

Dilansir dari Livescience, Institut Pengembangan Penelitian di Prancis baru saja menyelesaikan sebuah penelitian tentang pengaruh penggunaan obat nyamuk semprot terhadap kesehatan dan menemukan DEET yang terkandung dalam obat nyamuk semprot dapat memblokir enzim cholinesterase yang penting untuk transmisi pesan dari otak ke otot-otot.

Sehingga jika manusia setiap hari secara rutin terkontaminasi dengan zat DEET, maka bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf, air liur berlebihan, kejang otot hingga kematian. Sehingga ada baiknya jika penggunaan zat kimia yang mengandung DEEt seperti obat nyamuk semprot dihindari.

Para peneliti juga menyarankan penggunaan obat nyamuk semprot diganti dengan picaridin. Yaitu zat yang berasal dari lada dan diyakini mampu mengusir serangga dan tentunya aman bagi kesehatan. Atau menggunakan pengusir nyamuk alami dengan tumbuhan seperti menanam bunga lavender dan meletakkannya dalam vas bunga untuk di dalam ruangan.

Menghindari DEET dirasa perlu dilakukan sejak dini agar kesehatan keluarga terutama anak-anak tetap terjaga. Pasalnya, anak-anak sangat mudah terkontaminasi dengan zat kimia tersebut.
(De)
Komentar