Ular Bisa Mematok Meski Kepala Putus, Ini Alasannya

Senin, 15 Februari 2016 16:50
Ular Bisa Mematok Meski Kepala Putus, Ini AlasannyaKepala ular putus @youtube.com
Salah satu ular paling berbahaya adalah ular Derik. Racun ular ini mampu menghancurkan sel kulit dan menyebabkan rasa sakit dan luka para jika tidak segera ditangani. Yang lebih mengerikan, ular ini ternyata masih bisa mematok meski kepalanya sudah putus.

Dalam sebuah video YouTube yang diunggah oleh Stagg Evehart, terlihat bahwa ular derik yang dibunuh oleh seorang warga masih mampu menggerakkan kepalanya, bahkan mematok ketika kepalanya sudah terlepas dari tubuh.

Dari penelitian, ular ternyata mempunyai sistem syaraf yang unik yang tetap aktif meski ular sudah mati selama berjam-jam, khususnya pada ular berbisa seperti derik ataupun kobra.

Lebih detil, sel syaraf otak akan terbuka dan mengirimkan ion ke syaraf lain bagian tubuh yang masih tersambung dengan otak ketika kepala ular itu terpenggal. Lepasnya ion inilah yang membuat bagian yang tersambung mampu melakukan gerakan reflek, termasuk mematok.

Jangan anggap sepele, gigitan ular ketika sudah mati ternyata bisa lebih banyak mengandung racun. Oleh karena itu, pakar ular menyarankan agar memanggil pawang jika menemukan ular berbisa agar penanganan dilakukan dengan aman. Jika terpaksa membunuh, segera pindahkan potongan ular itu dengan benda seperti tongkat.
(mks)
Komentar