Studi: Kentut Mampu Kurangi Risiko Penyakit Berbahaya

Senin, 15 Februari 2016 06:00
Studi: Kentut Mampu Kurangi Risiko Penyakit BerbahayaIlustrasi kentut @staticflickr.com
Kentut memang memiliki bau yang sangat tidak sedap dan akan sangat memalukan jika Anda kentut saat bersama teman atau rekan kerja apalagi jika sampai mengeluarkan bunyi.

Namun sebuah studi yang dipublikasikan dalam Medicinal Chemistry Communications Journal mengungkapkan bahwa kentut bisa menghindarkan Anda dari berbagai penyakit berbahaya.

Dr Mark Wood, profesor di University of Exeter mengatakan, Anda harus berterima kasih kepada kentut karena tubuh memiliki banyak racun-bakteri yang memecah makanan dan membuat gas penyebab kerusakan mitokondria. Namun gas ini dapat dikeluarkan hanya lewat kentut.

Mitokondria adalah bagian penting dari sel-sel tubuh karena mereka mengambil makanan dan membuat energi untuk sel. Itu sebabnya, bau kentut setiap orang berbeda-beda.

"Meskipun gas hidrogen sulfida (kentut) dapat berbau seperti telur busuk karena perut kembung, tapi secara alami gas ini menjadi pahlawan kesehatan dengan implikasi terapi untuk berbagai penyakit," kata Wood, seperti dikutip the Week, Jumat (12/2).

Tak hanya itu, studi ini juga menemukan manfaat kentut bagi kesehatan karena dapat mengurangi risiko kanker, stroke, serangan jantung, arthritis, dan demensia dengan melestarikan mitokondria.

Dr Mark Whiteman, profesor dari University of Exeter yang lain mengatakan peneliti mereplikasi gas alam yang menyerupai kentut dalam senyawa baru, AP39, untuk menuai manfaat kesehatan. Namun sejauh ini belum ada yang sehebat kentut.

"Sejauh ini kami masih mengembangkan AP39 yang bisa masuk langsung ke dalam sel mitokondria untuk memperbaiki kerusakan jaringan. Namun masih dalam pengembangan," katanya.
(De)
Komentar