Hacker Bocorkan Data Pribadi 20 Ribu Agen FBI

Rabu, 10 Februari 2016 10:30
Hacker Bocorkan Data Pribadi 20 Ribu Agen FBIKaryawan FBI @hackersnewsbulletin.com
Data pribadi lebih dari 20 ribu agen intelijen Amerika, FBI (Federal Bureau of Investigation) serta 9 ribu pekerja DHS (Department of Homeland Security) telah tersebar di internet berkat ulah seorang hacker tanpa nama.

Sebelumnya Hacker tersebut telah mengancam akan membeberkan beberapa informasi agen pemerintah mulai dari nama, pekerjaan, alamat email, bahkan nomor ponsel. Tak hanya itu, hacker tersebut juga mengaku memiliki ratusan GB data dari komputer DOJ (Department of Justice).

Sejauh ini ia tidak merilis informasi yang disebutkan itu. Data orang-orang FBI yang bocor kebanyakan adalah mereka yang memiliki pekerjaan dalam bidang non-publik, termasuk 1.000 orang yang bertugas dalam bidang intelijen dan analisa.

Juru bicara DOJ mengatakan pihaknya kini sedang menyelidiki sebuah akses tanpa izin yang dieksekusi dari salah satu komponen dari sistem mereka yang mengandung informasi tentang kontak pekerja, seperti dilansir Motherboard.

Pihak DOJ mengatakan jika hakcer berhasil mendapat akses dengan meretas akun email DOJ beberapa waktu yang lalu. Setelah ia berhasil menipu seorang pekerja di sana hingga memberikan kode rahasia, ia lalu menggunakan akun tersebut untuk mengakses portal DOJ, yakni mesin virtual online. Dari mesin inilah hacker bisa mengakses database DHS dan FBI.

Meski sang hacker mengaku tidak bekerja pada sebuah grup, namun tim penyelidik yakin jika ia adalah salah satu anggota dari jaringan Crackas With Attitude (CWA). Para hacker yang mendukung aksi ini menggunakan tagar #FreePalestine dalam beberapa tweet yang mereka unggah, sama seperti yang dilakukan CWA.

Grup hacker CWA mengatakan bahwa tagar tersebut mereka gunakan untuk mendukung Palestina. Dengan begitu, serangan ini diperkirakan untuk merealisasikan dukungan mereka terhadap Palestina.

(mks)
Komentar