7 Makanan Lezat Wajib Dicoba Saat Imlek

Senin, 08 Februari 2016 07:00
7 Makanan Lezat Wajib Dicoba Saat ImlekChangshou Mian (mie panjang umur), Tangyuan (bola keberuntungan) & Niangao @reddit.com
Perayaan Tahun Baru China jatuhpada tanggal 8 Februari. Momen tersebut selalu identik dengan yang namanya kue keranjang alias kue sejenis dodol.

Kendati demikian, sajian Tahun Baru China atau Imlek sebenarnya tak melulu kue keranjang. Berikut ini beberapa kue lainnya yang juga ada di perayaan Imlek, seperti dilansir Chinahighlights, Sabtu (6/2).

Ikan (Yu Yoo)

Masyarakat Tionghoa mengucapkan kata 'Ikan' nyaris sama dengan 'berlimpah'. Oleh karena itulah mereka ingin segalanya melimpah di akhir tahun dengan banyak memakan ikan dan berharap mendapat banyak rezeki di tahun yang akan datang.

Untuk sajian Imlek, ikan biasanya dimasak dengan berbagai cara, mulai dari dikukus, direbut, hingga dimasak dengan sedikit air. Namun untuk masalah ikan, yang paling populer adalah yang diambil dari West Lake dan disajikan dengan acar kol dan cabai.

Menariknya, sajian di perayaan Imlek ini juga memiliki makna yang berbeda berdasarkan cara pengucapannya. Keberuntungan adalah simbol yang paling kerap ditunjukkan pada sajian ikan di perayaan Imlek.

Tak hanya itu, masyarakat Tionghoa juga memiliki cara tersendiri dalam hal cara memakannya, yaitu dengan cara:

Bagian kepala harus diletakkan menghadap tamu dan para tetua. Ini menyimbolkan rasa hormat. Para undangan baru boleh memakan ikan setelah orang yang duduk berhadapan dengan kepala ikan menyantap ikan terlebih dulu. Sajian ikan tak boleh dipindahkan. Kedua orang yang duduk berhadapan dengan kepala dan ekor ikan harus minum bersama. Ini menyimbolkan keberuntungan.

Tak perlu dibayangkan lagi bahwa suasana makan tersebut akan dilakukan dengan suasana penuh tawa dan gembira.

Lumpia

Karena biasanya disajikan di acara Festival Musim Semi (Spring Festival), Lumpia disebut juga dengan spring rolls. Lumpia merupakan salah satu makanan yang populer di China bagian Timur, seperti di Hong Kong, iangxi, Jiangsu, Shanghai, Guangzhou, serta Shenchen.

Niangao

Niangao atau kue kertas ini memiliki pengucapan yang hampir mirip dengan 'Setiap tahun semakin baik'. Bahan untuk membuat salah satu makanan khas Imlek ini adalah gula, buah kastanye (chestnuts), kurma Tiongkok, dan daun teratai.

Mie panjang umur (changshou mian)

Tidak perlu ditanyakan lagi, makanan ini menjadi salah satu khas Imlek karena memiliki makna sebagai makanan memperpanjang umur. Makanan ini disajikan dengan cara direbut dengan kaldu atau sebagai mie goreng.

Tangyuan (bola-bola ketan manis)

Selain menjadi khas makanan Imlek, Tangyuan juga menjadi sajian utama dalam Festival Lampion di Tiongkok. Sama halnya dengan Lumpia, makanan ini juga kerap dimakan orang-orang Tiongkok di Festival Musim Semi. Makanan ini termasuk menu Imlek karena pengucapan Tangyuan menyimbolkan persatuan dan kebersamaan.

Pangsit

Makanan yang satu ini adalah makanan China klasik yang telah dikenal sejak 1.800 tahun lalu serta merupakan makanan khas Imlek.Pangsit dalam perayaan Tahun Baru China ini biasanya disajikan dengan bentuk mirip uang kuno Tiongkok.

Semakin banyak seseorang memakan pangsit, maka akan banyak pula uang yang dihasilkan di tahun yang akan datang, demikianlah mitos yang berkembang di kalangan masyarakat Tionghoa.

Buah keberuntungan

Selain makanan, masyarakat Tionghoa juga kerap menyajikan buah tertentu untuk merayakan Imlek. Buah-buahan seperti jeruk keprok, atau jeruk Bali menjadi yang paling populer dalam perayaan ini karena bentuknya yang bulat dan warnanya yang keemasan dianggap sebagai simbol kekayaan.

Dalam bahasa Mandarin, pengucapan buah tersebut juga sangat mirip dengan 'keberuntungan'. Buah-buahan ini dipercaya akan memberikan kesuksesan, keberuntungan, serta nasib baik di tahun yang akan datang.
(De)
Komentar