14 Kebohongan Wanita Di Atas Ranjang

Kamis, 04 Februari 2016 05:00
14 Kebohongan Wanita Di Atas RanjangIlustrasi pasangan di ranjang @doctoroz.com
Kehidupan pernikahan akan sangat lengkap, bahagia dan langgeng jika keharmonisan dalam keluarga terutama hubungan intim diantara kedua pasangan terjaga.

Sayangnya, ada beberapa kebohongan yang kerap kali dilakukan oleh wanita. Parahnya, mereka melakukan hal tersebut dengan dalih demi kebaikan. Padahal, hal tersebut justru menjerumuskan pada kehidupan seks yang tidak maksimal.

Lalu apa saja kebohongan tersebut? Berikut 14 kebohongan, seperti dikutip dari webMD:

1. Memalsukan orgasme

Walaupun pemalsuan orgasme memiliki niat yang baik, ternyata memalsukan orgasme tidak membantu, bahkan bisa menjadi kebiasaan buruk.

Sebab, memalsukan orgasme membuat pasangan merasa telah melakukan keintiman dengan tepat, nyatanya tidak demikian. Dan jika terutang dalam waktu yang lama justru akan menjerumuskan pada kehidupan seksual yang tidak terlalu memuaskan.

2. Jika melakukan masturbasi, berarti hubungan seksnya tidak hebat

Ternyata, melakukan masturbasi meski sudah memiliki pasangan adalah manusiawi. Sekitar 91 persen pria di bawah usia 70 pernah melakukan masturbasi dan angka ini sekitar 76 persen pada kaum wanita.

Masturbasi memiliki sejumlah manfaat, antara lain melepaskan stres, membantu mengurangi sakit menstruasi pada wanita, mengurangi ejakulasi dini pada pria dan bahkan dapat membantu tidur lebih nyenyak.

3. Mengenai klimaks bersama

Jika selalu berusaha mencapai orgasme bersama dengan pasangan, jangan memaksakan diri. Sebab tidak mudah menahan diri ketika sudah mendekati klimaks.

Sebaiknya saling bergantian memberikan dan menikmati. Orgasme bersama memang menyenangkan, tapi sangat jarang. Bahkan hanya sekitar 15 persen dari keseluruhan kejadian.

4. Pria lebih banyak berpikir tentang seks

Suatu penelitian mendapati, secara rata-rata kaum pria 2 kali lebih sering memikirkan seks daripada kaum wanita. Namun penelitian yang sama mengungkap bahwa kaum wanita memikirkan seks sekitar 10 kali dalam sehari

5. Frekuensi hubungan seks

Tidak ada jumlah ferkuensi yang disebut sebagai ideal. Jadi berhentilah khawatir tentang berapa kali berhubungan seks dan fokuslah pada hubungan yang ada. Yang penting, ciptakan kondisi yang membuat dua belah pihak terpuaskan.

6. Membersihkan kamar tidur mendukung seks yang lebih baik

Memasuki mood untuk hubungan seksual berarti mengusir semua gangguan, dan ini lebih mudah dilakukan jika kamar tidur tidak dipenuhi dengan hal yang mengingatkan tentang kehidupan keseharian yang membosankan.

Merapikan kamar tidur supaya menjadi ruang yang terasa lebih netral akan membantu.

7. Kaum pria menginginkan seks kapan saja, di mana saja

Banyak wanita kaget dan mungkin kecewa karena pasangan mereka sedang tidak mood. Jangan langsung berkesimpulan bahwa ada masalah yang lebih dalam.

Wanita mengetahui rasanya sedang malas melakukan seks. Mungkin sang pria sedang lelah atau harinya kurang baik, ini terjadi pada semua orang.

8. Jujur 100% bukan yang terbaik untuk urusan seks

Seks merupakan topik yang peka untuk semua orang dan pasangan dapat merasa tersakiti karenanya. Jadi, cobalah untuk menjaga diskusi yang positif.

Beri penekanan pada apa yang sudah benar dan cobalah menambahnya daripada berkutat pada apa yang salah. Jangan melontarkan diskusi serius tentang kurangnya kepuasan seksual selagi melakukan seks. Sebab, hasilnya tidak akan baik.

9. Penggunaan vibrator untuk masturbasi mempersulit orgasme dengan pasangan

Terlalu banyak wanita khawatir dengan hal ini karena takut jika membuatnya kebas (tidak peka). Namun suatu penelitian mendapati bahwa jika dibandingkan dengan wanita yang tidak menggunakan vibrator, wanita pemakainya malah lebih basah, lebih mudah terangsang, dan lebih mudah orgasme ketika melakukan hubungan seks.

Menurut para pakar, melakukan masturbasi membantu wanita mengetahui apa yang disukainya secara seksual dan ini menciptakan kehidupan seks yang lebih kaya dengan pasangan.

10. Kalau urusan seks, pria lebih visual

Ini juga adalah pengetahuan klise yang didukung oleh penelitian. Bukan berarti wanita tidak visual, tapi mereka punya lebih banyak cara untuk terangsang. Kaum pria lebih mungkin menyala berdasarkan tanda-tanda visual.

11. Jangan bicarakan urusan pekerjaan setiap malam ketika sedang akan tidur

Banyak pasangan tidak memiliki banyak waktu berdua dalam suatu minggu tapi malah digunakan untuk membahas masalah pekerjaan. Untuk memperbaiki kehidupan seksual, buatlah keputusan sadar untuk menyingkirkan topik yang memberatkan sebelum dan selagi tidur.

12. Penetapan batas eksperimen

Eksperimen seksual membantu menjaga kesegaran hubungan. Tapi pastikan batasan-batasannya sebelum memulai. Beberapa wanita khawatir mereka terlihat tidak luwes dan kaku kalau memiliki daftar sejumlah hal yang mereka tidak inginkan, namun menetapkan panduan yang jelas tentu baik adanya. Dua belah pihak merasa lebih nyaman dan santai, dan ini mengarah kepada seks yang lebih baik.

13. Penjadwalan seks tidak membunuh kehangatan

Memang di awal hubungan pasangan akan mudah dan sering melakukan seks secara dadakan. Tapi ketika lebih mapan apalagi dengan pekerjaan dan anak-anak, hal ini tidak bisa lagi mengandalkan spontanitas.

Seks bisa tergusur oleh hal yang lebih mendesak dalam rencana harian. Oleh karena itu Anda perlu mengatur jadwal seks agar kehidupan seks tetap berjalan.

14. Yang mendadak tidak biasa bukan selalu pertanda masalah dalam hubungan

Perlu Anda ingat bahwa kehidupan seks yang sehat selalu berkembang dan berubah. Mengapa menjalani hidup melakukan hanya 3 hal yang sama di atas ranjang selama 60 tahun atau lebih?

Kalau memang tidak terlalu tertarik dengan usulan pasangan, katakan saja. Tapi pikirkan juga tentang usulan sesuatu yang baru yang diinginkan wanita.
(De)
Komentar