3 Cara Dapatkan Pekerjaan Baru

Selasa, 19 Januari 2016 09:00
3 Cara Dapatkan Pekerjaan BaruIlustrasi interview kerja @okezone.com
Tidak sedikit orang yang telah bosan dengan pekerjaannya yang selama ini telah digeluti. Hal ini membuat tidak sedikit pula dari mereka yang ingin mendapatkan pekerjaan baru dari perusahaan baru dan dengan resolusi baru di tahun yang baru ini.

Dilansir dari Gulf News, Ada beberapa cara atau langkah yang perlu Anda terapkan agar Anda bisa mendapatakan pekerjaan baru di awal tahun 2016 ini. Berikut 3 cara yang perlu Anda lakukan:

1. Bidik Perusahaan yang Diinginkan

Lakukan survei pasar dan cari tahu tentang perusahaan. Begitu daftar perusahaan sudah siap, teliti untuk perusahaan mana Anda benar-benar ingin bekerja dan buatkan daftar alasannya.

Cara ini akan membantu Anda fokus pada tujuan karier Anda. Jadi Anda tidak hanya mengirimkan resume acak, tapi membuat target tentang perusahaan yang bisa memenuhi tujuan Anda.

Selama wawancara tunjukkan bahwa Anda benar-benar ingin bekerja untuk perusahaan. Beberkan alasannya. Ingat, uang saja tidak cukup menjadi alasan. Jika motivasi menjadi pendorong utama, ungkapkan hal itu dalam konteks yang lebih besar dan profesional.

2. Tampilkan Diri Sebagai Kandidat yang Cocok

Selama wawancara, Anda mungkin fokus pada pertanyaan seperti "Apa yang membuat Anda tertarik pada pekerjaan ini?" dengan serius. Jika Anda sudah menyiapkan jawaban yang menjelaskan mengapa, itu merupakan tambahan yang bagus untuk Anda.

Pengusaha mencari orang-orang yang memiliki kepribadian yang menyenangkan dan bisa bekerja dalam tim, tapi catatan kinerja yang telah dicapai akan semakin jauh menunjukkan nilai Anda.

Jika punya kredensial, surat referensi atau bahkan rekomendasi LinkedIn, rujuk semuanya kepada perusahaan. Ini adalah kesempatan untuk menempatkan diri sebagai yang terbaik dan cocok untuk perusahaan.

3. Tampilkan Kepribadian yang Unik

Jika Anda ingin terlihat lebih baik dari pelamar lainnya, jadilah manusia. Bukan berarti Anda berbagi lelucon dengan pewawancara atau menceritakan secara rinci tentang kehidupan pribadi Anda. Tetapi cobalah untuk berbagi komentar kasual untuk memecahkan kekakuan agar suasana wawancara tidak tegang.

Selain itu, luangkan waktu saat menulis email atau surat ke perusahaan. Sebutkan sesuatu yang dibahas selama wawancara atau mengajukan pertanyaan tentang kelanjutan wawancara.

Dengan demikian, Anda tidak hanya menunjukkan minat dalam pekerjaan, Anda juga membantu mengembangkan hubungan dan mengingatkan staf yang mewawancarai Anda dan Anda sebagai orang.
(De)
Komentar