9 Cara Ampuh Hemat Listrik

Sabtu, 05 Desember 2015 17:30
9 Cara Ampuh Hemat ListrikIlustrasi mematikan lampu @cloudinary.com
Tarif dasar listrik mengalami kenaikan per Desember 2015 ini. Hal ini karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan penyesuaian tarif berdasarkan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Untuk pelanggan rumah tangga golongan 900 volt ampere yang pindah ke 1.300 ampere. Artinya pelanggan yang biasanya membayar tarif Rp 586 per kilowatt jam, harus membayar dengan Rp 1.509 per kilowatt jam.

Untuk itu sangat perlu bagi Anda menghemat listrik dirumah agar tidak mengalami pembengkakan tagihan listrik. Berikut 9cara menghemat istrik seperti dikutip dari brilio.net:

1. Matikan lampu saat tidur

Biasakan untuk mematikan lampu yang tidak digunakan, terutama ketika sedang tidur.

2. Jangan menyalakan lampu disiang hari

Manfaat cahaya matahari semaksimal mungkin. Buka cendela dan pintu rumah Anda agar cahaya matahari bisa masuk, sehingga Anda tidak perlu menyalakan lampu.

3. Mematikan komputer dan TV saat tidak digunakan

Jangan terbiasa membiarkan komputer dan tv menyala jika tidak digunakan atau tidak ada yang menonton tv.

4. Merawat barang elektronik dengan baik

Beberapa barang elektronik dan alat elektrik akan bekerja efisien jika mendapatkan perawatan yang layak.

5. Setrika baju sekalian jangan sedikit-dikit

enyetrika baju sekali langsung banyak jauh lebih menghemat listrik daripada menyetrika baju ketika mau memakainya.

6. Pilih kipas angin jangan AC

Kipas angin tentu lebih hemat dibanding AC. Jika ingin suasana rumah semakin sejuk, tanam beberapa pohon di dekat rumah juga membantu Anda menghemat listrik.

7. Sesuaikan daya lampu dengan tempatnya

Untuk ruangan-ruangan seperti gudang, dapur, dan lain-lain, mungkin Anda perlu mempertimbangkan menggunakan lampu yang berdaya rendah. Hal ini juga bisa membantu menghemat listrik secara tak disadari.

8. Gunakan tangki penampung air

Pompa air membutuhkan daya yang relatif tinggi saat pertama kali dinyalakan. Usahakan menyalakan pompa air hanya sekali sehari. Dengan menggunakan tangki air, secara otomatis kita akan semakin jarang menyalakan pompa air.

9. Pakai timer digital

Jika Anda menggunakan dispenser, Anda bisa menggunakan timer digital untuk mengatur kapan dia hidup dan kapan mati. Tentu ini akan sangat menghemat, ketimbang membiarkan dispenser terus menyala 24 jam.
(De)
Komentar