7 Dampak Berhenti Lakukan Hubungan Seks

Kamis, 03 Desember 2015 21:00
7 Dampak Berhenti Lakukan Hubungan SeksIlustrasi hubungan renggang @paruparukering.web.id
Banyak faktor yang membuat Anda dan pasangan akhirnya berhenti melakukan hubungan seks. Namun perlu Anda ketahui, ada beberapa hal yang akan terjadi ketika Anda mulai berhenti melakukan hubungan seks.

Apa pengaruh tersebut juga terjadi dalam kesehatan? Inilah yang biasanya terjadi ketika Anda mulai berhenti melakukan hubungan seks, seperti dilansir dari laman Prevention.

1. Anda akan merasa lebih gelisah

Pada saat berhubungan seks, otak melepaskan hormon yang pembuat rasa senang, seperti endorfin dan oksitoksin. Inilah yang membuat orang yang rutin berhubungan seks merasa lebih tenang dan santai.

Sehingga ketika Anda mulai berhenti melakukannya, akan ada kemungkinan rasa gelisah menghampiri kehidupan Anda.

2. Pria jadi lebih berisiko terkena kanker prostat

Pria yang berhenti berhubungan seks kehilangan pelindung mereka terhadap kanker prostat. Sebuah penelitian yang dipresentasikan oleh Asosiasi Urologi Amerika menemukan bahwa pria yang rutin berhubungan seks memiliki risiko terkena kanker prostat 20 persen lebih rendah.

Alasannya? Ejakulasi yang teratur bisa mengeluarkan zat-zat berbahaya dari prostat.

3. Risiko terkena infeksi saluran kemih menurun

Hampir 80 persen infeksi saluran kemih terjadi dalam rentang waktu 24 jam setelah seseorang berhubungan seksual. Ketika berhubungan seks, bakteri-bakteri di vagina bisa jadi tertekan masuk ke dalam saluran kemih, sehingga menyebabkan infeksi.

Jadi bagi para wanita, ketika berhenti berhubungan intim, risiko terkena penyakit infeksi juga berkurang.

4. Lebih rentan terhadap flu dan demam

Para peneliti dari Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan bahwa orang-orang yang berhubungan sekali atau dua kali seminggu mendapatkan 30 persen tambahan immunoglobulin A (IgA), dibanding mereka yang jarang atau bahkan tidak pernah berhubungan seks.

5. Merasa lebih murung

Wanita bisa merasa depresi semakin lama mereka tidak berhubungan seksual, lapor sebuah studi dari Archives of Sexual Behavior. Namun tidak hanya itu, wanita yang selalu berhubungan seks menggunakan kondom juga sering merasa murung.

Para peneliti mengatakan beberapa zat yang ada di dalam semen, seperti melatonin, serotonin, dan oksitoksin, bisa jadi berfungsi sebagai pendongkrak suasana hati bagi wanita.

Kehilangan zat-zat inilah yang membuat wanita yang tidak lagi berhubungan seks menjadi mudah murung.

6. Akan muncul rasa tidak aman pada hubungan

Tidak berhubungan seksual akan berakibat buruk pada kebahagiaan, kedekatan, dan keamanan hubungan Anda.

"Berada dalam pernikahan tanpa seks bisa merusak percaya diri, menciptakan perasaan bersalah, dan menurunkan level oksitosin dan hormon cinta lainnya," ujar Les Parrott, PhD, seorang psikologi dan penulis dari Saving Your Marriage Before It Starts.

Namun, Parrot juga menekankan bahwa pasangan yang tidak berhubungan seks tidak bisa bahagia. Menurutnya, seks hanyalah salah satu cara penyampaian rasa cinta. Berciuman, berpelukan, dan saling memuji dan memberi hadiah juga bisa menciptakan ikatan emosional dengan pasangan.

7. Risiko disfungsi ereksi meningkat

Pria yang jarang berhubungan seks dua kali lipat lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi, dibanding pria yang bercinta sekali seminggu atau lebih.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Amerikan Journal of Medicine hal ini dikarenakan penis pada dasarnya adalah otot. Hubungan seks yang teratur akan menjadi kekuatan penis, sama halnya berolahraga yang teratur akan mengencangkan otot tubuh Anda.
(De)
Komentar