Stroke Penyebab Kematian Tertinggi Di Indonesia

Jum'at, 31 Desember 2010

Stroke atau serangan jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia untuk kategori penyakit tidak menular (PTM).

"Data kematian akibat PTM yang tadinya 41,7 persen pada tahun 1995 meningkat menjadi 59,5 persen pada 2007. Penyebab kematian tertinggi di Indonesia adalah stroke sebesar 15,4 persen," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dilansir dari Antara.

Menkes menambahkan angka prevalensi PTM di Indonesia cukup tinggi yang meliputi penyakit hipertensi, penyakit jantung, stroke, penyakit tulang dan otot (muskuloskeletal) serta kecelakaan lalu lintas.

Selain itu prevalensi faktor resiko PTM juga tinggi Seperti obesitas, makanan beresiko, kurang buah dan sayur, kurang aktivitas fisik, merokok dan masalah kejiwaan.

"Kementerian Kesehatan memberikan perhatian serius dalam pengendalian PTM dengan membentuk unit khusus PTM sejak 2006 dengan program prioritas penyakit jantung, penyakit kanker, penyakit kronis dan generatif, diabetes mellitus dan penyakit metabolik serta kecelakaan dan cidera," ujar Menkes.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan disebut Menkes adalah pembentukan jejaring PTM dengan programnya antara lain intervensi berbasis masyarakat yaitu Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang melakukan "screening" faktor resiko PTM dan penyuluhan pencegahan PTM.

"Program lain adalah pengendalian tembakau dengan kegiatan advokasi termasuk pembentukan aliansi walikota dan bupati, monitoring penggunaan tembakau serta menyusun peraturan perundangan," ujar Menkes.

Saat ini cakupan program PTM sudah mencapai 60 persen provinsi di tanah air dengan kegiatan utama yang dilakukan berupa sosialisasi dan advokasi, pengendalian faktor resiko, deteksi dini, manajemen kasus, surveilens epidemiologi, jejaring kemitraan, monitoring, KIE, evaluasi, pembiayaan dan ketenagaan.

5 Cara mudah mengatasi Stroke

1. Bangun Pukul 04.19 - 04.40 Pagi
Bangunlah pada waktu tersebut di atas. Lalu mandi, senam kecil-kecil, jika Anda muslim lakukan ibadah. Setelah itu, jangan tidur lagi meski mengantuk (harusnya sih tidak). Lanjutkan berolah raga dan melakukan kegiatan pagi Anda.

2. Pancing Keringat Anda Sebanyak-banyaknya
Olahraga, Bersepeda, Dancing atau menari dengan musik kesukaan Anda, sampai keringat membasahi seluruh tubuh Anda (mandi keringat). Keringat yang keluar di permukaan kulit akan membantu mengeluarkan racun juga zat tidak berguna. Lakukan kegiatan ini dengan pikiran positif, menyenangkan, dan bahagia.

3. Berjemur Pagi dan Sore
Setiap hari tubuh Anda harus terkena sinar matahari pagi dan sore. Berjemur pagi dari pukul 07.00 - 09.30 pagi. Sore pada pukul 15.30 - 16.30. Jemur wajah, dan tubuh Anda hingga merasa hangat, Anda bisa mengambil waktu 20 - 30 menit setiap berjemur pagi dan sore.

4. Konsumsi Sayur dan Buah Segar
Konsumsi brokoli, bayam, dan banyak jenis sayur hijau segar lain. Masak tidak terlalu matang agar zat penting masih utuh. Makan buah segar setiap hari. Usahakan jarang beli sayur dan buah di toko/supermarket, belilah di pasar lokal atau pasar pagi.

5. Minum air putih yang banyak.
Percaya diri adalah wajib dalam menjalankan tips di atas. Karena Tuhan kita mendengar doa kita dan melihat rasa percaya diri kita untuk terus sembuh dan mendapati diri lebih sehat.

Komentar