Nyeri Ketika Berhubungan seks? Kenapa ya?

Senin, 19 Oktober 2015 22:00
Nyeri Ketika Berhubungan seks? Kenapa ya?Ilustrasi pasangan @obatolesherbal.com
Banyak wanita yang mengeluh karena merasakan nyeri ketika bercinta. Bukan hanya saat pertama kali bercinta saja, bahkan ketika seterusnya pun rasa nyeri ketika bercinta tersebut masih ada.

Ada yang bilang, rasa nyeri diakibatkan karena selaput dara yang robek atau karena kurangnya pelumas ketika bercinta. Lalu apa sih yang harus dilakukan untuk mengatasi adanya rasa nyeri tiap kali bercinta ini? Temukan beberapa tipsnya dibawah ini.

1. Mencari tahu apa yang salah

"Peradangan vagina atau infeksi jamur (bacterial vaginosis) atau klamidia dapat menyebabkan rasa sakit yang signifikan," kata assistant clinical professor at Stanford University Medical Center and director of the Female Sexual Medicine Program, Dr Leah Millheiser, seperti dikutip Refinery29.

Bila seorang wanita mengalami infeksi, maka alat kelamin akan terasa seperti sensasi terbakar, bahkan gatal dan sakit. Bila seperti ini, cara mengatasinya hanya dengan pengobatan dari dokter.

2. Kurang pelumasan

Beda lagi bila rasa sakit muncul ketika pasangan mulai melakukan penetrasi. Bila seperti itu, maka alasannya bisa jadi karena kurangnya lubrikasi dan vagina dalam keadaan kering.

Caranya bisa dengan memberi rangsangan lebih banyak agar vagina mengeluarkan pelumas alaminya. Bila tetap tak bisa membantu, bisa menggunakan lubrikasi atau lubricant buatan yang berbahan dengan basis air dan memiliki kelembaban ekstra.

3. Jika nyeri akibat kekeringan akibat minum pil KB

"Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekitar 3 persen wanita mengalami kekeringan saat bercinta akibat minum pil KB," kata assistant clinical professor of Obstetrics and Gynecology at Northwestern University's medical school, The Feinberg School of Medicine, Dr. Lauren Streicher.

Penting sekali untuk mengetahui tiap efek samping dari pil KB atau obat-obatan yang dikonsumsi. Diskusikan dengan bidan atau dokter kandungan mengenai efek samping tiap pil KB yang dikonsumsi.

4. Nyeri saat ganti posisi bercinta

Jika rasa sakit yang Anda rasakan jauh lebih dalam ketika Anda beralih posisi, mungkin pasangan Anda baru saja menyentuh ovarium atau rahim.

"Ini bukan masalah selama hal itu tidak terjadi terus menerus. Namun jika sakit itu tidak berhenti, mungkin Anda memiliki kista ovarium atau endometriosis. Segera periksakan ke dokter," kata Streicher.
(De)
Komentar