Aceh Bakal Terapkan Hukuman Potong Tangan Bagi Koruptor

Minggu, 31 Mei 2015 09:00
Aceh Bakal Terapkan Hukuman Potong Tangan Bagi KoruptorAceh menggodok usulan hukum potong tangan koruptor @detik.com

Pemerintah daerah Provinsi Aceh tengah menggodok usulan dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) untuk memasukan uqubat (hukuman) pidana potong tangan terhadap koruptor. Hal itu merupakan upaya untuk mencegah mucuulnya koruptor baru di Indonesia.

"Kami sangat mendukung koruptor dipotong tangan karena itu sejalan dengan perintah Islam murni. Di Aceh hanya tinggal disusun qanun (undang-undang) untuk memperkuat regulasi," kata Ketua MPU Aceh Barat Ustad H. Abdurrani di Meulaboh, Kamis (28/5).

Penerapan uqubat berdasarkan qanun Syariat Islam itu sudah mendapat dukungan positif dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Seperti akademisi guru besar perguruan tinggi, LSM, DPD-RI, TNI, Polri dan sejumlah pihak lainnya sudah membuat dukungan secara langsung yang dihimpun Lembaga Konsultasi dan Mediasi Bersama (LKMB) 2015.

Ustad H. Abdurrani menjelaskan, hukuman pidana potong tangan berdasarkan syariat Islam itu sudah tepat, khususnya di Aceh.

"Berbicara potong tangan dalam Islam sudah jelas, seorang pencuri yang mencuri harta dengan jumlah yang sudah ditentukan, tapi mungkin selama ini kita ada pertimbangan lain," imbuhnya.

Namun, ujarnya, penerapan hukuman tersebut perlu dipertimbangkan dengan matang agar tidak bentrok dengan aturan yang lebih tinggi. Meski demikian, dirinya yakin tidak ada satupun pasal dalam undang-undang yang terlangar apabila kebijakan itu diterapkan secara nasional. Demikian dilansir dari Kriminalitas.com.

(Nay)
Komentar