PSK Lesbian Jepang Incar Wisatawan Asing Tajir

Kamis, 28 Mei 2015 19:15
PSK Lesbian Jepang Incar Wisatawan Asing TajirIlustrasi @asiaone.com

Bisnis pelacuran di Jepang belakangan ini kembali menggeliat. Dari laporan khusus majalah mingguan Spa, edisi 2 Juni 2015, disebutkan, PSK lesbian di Jepang kini juga mengincar tamu-tamu wisatawan asing.

Klub lesbian menargetkan bule asal Eropa dan Amerika. Alasannya, turis dari kedua negara tersebut biasanya mempunyai lebih banyak uang dan royal dalam memberi tips.

Dari laporan Dentsu tahun lalu, nilai total sumbangan wisatawan asing yang menjajal PSK Jepang mencapai 7,6 persen populasi atau sekitar 9,12 juta orang. Adapun besarnya perputaran uang dalam bisnis seks di sana mencapai 5,9 triliun yen atau jika dihitung secara matematis, setiap turis di sana mengeluarkan 6,47 juta yen hanya untuk bermain seks.

Salah satu klub lesbian, Yuri Shinjuku di kawasan hiburan malam Kabukicho selalu dipadati wisatawan asing sejak pertama kali didirikan pada 2012 lalu.

Menurut sang pemilik klub, Seiya Tanaka, para pengunjung warga asing senang dengan wanita Jepang sebab mereka umumnya bersih mulus dan putih, dengan kulit yang indah, rambut hitam kesukaan lesbian Eropa dan Amerika.

"Klub kami memiliki sekitar 30 wanita lesbian yang siap melayani para tamu," ungkap Tanaka yang bi-seks ini.

Di samping itu, Tanaka juga menekankan jika pelanggan asing seringkali terlambat membuat janjian sehingga merepotkan jadwal yang sudah dia susun.

"Yang pasti klub kami tidak mendiskriminasikan suku, agama, ras atau antar golongan, bahkan jenis kelamin. Situs kami pun akan dibuat menggunakan bahasa Inggris juga supaya orang asing mengerti semua yang kami kehendaki," tambahnya.

Menurut data Badan Pariwisata Nasional Jepang (JNTO), jumlah wisatawan asing di Jepang pada tahun 2014 lalu melebihi 13,4 juta orang. Pemerintah Jepang sendiri menargetkan 20 juta pengunjung pada tahun 2020.

(Nay)
Komentar