Mahasiswa Indonesia Lecehkan Cewek Singapura di MRT Dipenjara

Kamis, 28 Mei 2015 10:45
Mahasiswa Indonesia Lecehkan Cewek Singapura di MRT DipenjaraIrfan Syanjaya terlibat kasus pelecehan di Singapura @kompas.com

Jauh-jauh ke negeri orang untuk menimba ilmu, mahasiswa asal Indonesia bernama Irfan Syanjaya justru dijebloskan ke penjara.

Kasus yang menimpa pria 26 tahun itu juga memalukan, dia dijatuhi hukuman penjara selama 6 bulan sebab melakukan pelecehan seksual terhadap cewek 20 tahun di dalam mass rapid transit (MRT) Singapura pada tanggal 12 Agustus 2014 silam.

Pengadilan mengungkapkan, meski keadaan MRT sudah sepi, namun mahasiswa doktoral (PhD) Ilmu Teknik Elektronika dan Komputer di National University of Singapore (NUS) itu berdiri hampir mendempet korban. Korban yang terusik lantas meluapkan emosinya pada Irfan yang segera meminta maaf.

Penumpang MRT lainnya segera menolong korban, sementara Irfan langsung diamankan petugas keamanan.

Namun, pelaku memberikan pengakuan berbeda. Irfan menyebut insiden itu tidak sengaja, sehingga ketika dirinya berdiri di dekat korban, Irfan merasa tidak bersalah.

"Dia sepertinya tidak memiliki pikiran negatif terhadap saya sehingga saya memutuskan untuk tidak menjauh. Saya berpikir dia tidak mempersoalkan lokasi saya berdiri," ujarnya melalui penerjemah, dilansir dari Kompas, Rabu (27/5).

Sayangnya, kesaksian tiga orang mementahkan alasan Irfan. Mereka bersaksi bahwa pelaku memiliki niat cabul dengan dekat-dekat dengan gadis itu walau sudah berusaha menjauh.

Menurut seorang saksi, Irfan terus berusaha menempel meski korban meletakan tasnya di antara tubuhnya dan pelaku.

Meski demikian, Irfan yang tidak diwakili oleh tim pembela hukum bisa terhindar dari hukuman maksimal penjara dua tahun, denda, cambuk, atau kombinasi dari ketiga hukuman ini.

(Nay)
Komentar