Tak Turuti Permintaan, Rusia Ancam Blokir Google

Rabu, 27 Mei 2015 21:15
Tak Turuti Permintaan, Rusia Ancam Blokir GooglePresiden Rusia, Vladimir Putin @telegraph.co.uk
Roskomnadzor, pengawas komunikasi dan media Pemerintah Rusia mengancam akan memblokir Google, Facebook dan Twitter jika ketiga situs tersebut menolak permintaannya untuk menyerahkan data blogger tertentu.

Lembaga pemerintah itu meminta Google, Facebook dan Twitter menyerahkan data pengguna, khususnya blogger Rusia dengan 3 ribu atau lebih pembaca harian, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Mereka juga meminta ketiga layanan itu untuk menghapus konten yang mempromosikan protes dan acara publik lain yang tidak mendapatkan izin.

Tindakan Rozkomnadzor ini tentu bertentangan dengan pernyataan Presiden Rusia, Vladimir Putin yang beberapa waktu lalu berjanji tidak akan menempatkan internet di bawah kendali pemerintah.

Rusia diketahui bukan pertama kali mengajukan permintaan yang sama. Hingga kini masih belum diketahui apakah ketiga layanan tersebut mau menuruti permintaan Rozkomnadzor atau tidak.

Twitter dan Facebook pernah menolak semua permintaan Pemerintah Rusia terkait informasi pengguna media sosial tersebut selama semester dua tahun lalu. Sementara dalam waktu yang sama, Google memberikan 5 persen dari 134 permintaan Rusia.

Dilansir Mashable, Rabu (27/5) Google, Facebook dan Twitter menolak berkomentar terkait permintaan Pemerintahan Rusia yang terbaru itu.
(mks)
Komentar