Mahasiswa Bokek Dirampok, Pelaku Prihatin Peluk Korbannya

Selasa, 26 Mei 2015 16:15
Mahasiswa Bokek Dirampok, Pelaku Prihatin Peluk KorbannyaLevi ditodong perampok di mesin ATM @mirror.co.uk

Pemuda Belgia bernama Levi de Boeck mengalami peristiwa yang sulit dicerna. Nyawanya nyaris melayang di tangan perampok saat mengambil uang tunai di sebuah mesin ATM beberapa waktu lalu. Namun anehnya, si perampok justru nelangsa dan memberi Levi sebuah pelukan. Apa-apaan ini?

Ya, memang aneh dan langka, seorang perampok memeluk korbannya. Yang jelas, pemuda 23 tahun itu bersyukur dirinya bisa selamat saat itu.

Kejadian bermula ketika mahasiswa di Antwerp ini dicegat seorang pria yang memakai penutup kepala dan menodongkan senjata. Perampok itu melucuti ponsel dan dompet Levi. Selanjutnya, Levi digiring menuju mesin ATM dan dipaksa mengambil uangnya.

Sang perampok memaksa Levi mengambil uang sebesar 200 poundsterling atau senilai Rp 4 juta. Namun karena saldonya tak mencukupi, transaksi pun gagal. Percobaan itu dilakukan di tiga mesin berbeda namun tetap gagal.

perampok-peluk-korban

Karena capek menanti Levi mengambil uangnya, si perampok lantas pergi ke kios dan membeli rokok menggunakan kartu ATM Levi. Setelah selesai, perampok itu mendatangi Levi dan memeluknya.

"Maaf. Kondisimu lebih buruk dari saya," ujar Levi menirukan ucapan sang perampok.

Usai mengatakan kalimat itu, si perampok pergi meninggalkan Levi yang masih linglung mencoba mencerna pengalaman unik yang terjadi pada dirinya. Demikian dilansir dari Mirror, Senin (25/5).

(Nay)
Komentar