Cerita Sukses Darwati, Pembantu Jadi Sarjana IPK 3,68

Sabtu, 23 Mei 2015 10:15
Cerita Sukses Darwati, Pembantu Jadi Sarjana IPK 3,68Darwati menjadi sarjana terbaik meski seorang PRT @viva.co.id

Kisah sukses Darwati, seorang pembantu rumah tangga yang berhasil memperoleh gelar sarjana dengan IPK memuaskan, menyita ribuan pasang mata di kampusnya. Meski demikian, perjuangan mahasiswi terbaik dengan IPK 3,68 ini juga tidak mudah.

Dara 23 tahun ini resmi menyandang gelar sarjana administrasi niaga Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang, Kamis (21/5) lalu.

Darwati yang berasal dari Desa Gunungan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini sudah menjalani profesi sebagai PRT sejak Agustus 2010.

Lulusan SMA Muhamamadiyah 5 Todanan ini sejak dulu ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Apadaya, lantaran terbentur masalah biaya, Darwati harus memendam asanya.

"Memang sejak lulus sekolah menengah atas (SMA) saya ingin kuliah, namun terhambat biaya. Makanya, saya memilih bekerja dulu," kata gadis kelahiran 20 Februari 1992 itu.

Hingga akhirnya Darwati mencoba mengadu nasib ke Jakarta. Namun kerasnya ibukota membuat Darwati hanya sanggup bertahan sepekan lalu pulang kampung. Setelah itu, dia juga sempat ikut orang berjualan es campur selama 3 minggu.

"Setelah itu, saya sempat ikut kerja berjualan es campur di kampung. Ya, kira-kira tiga minggu saya kerja di sana, namun belum sempat gajian karena saya keburu pindah kerja," katanya.

Saat ditanya apa rencana Darwati selanjutnya, dia mengatakan, "Habis lulus S1, saya hanya ingin membahagiakan orang tua, mengangkat derajat orang tua agar bisa enak hidupnya," kataya.

Lely Astati Bachrudin, majikan Darwati, pun mengaku bangga dengan prestasi gadis yang setiap hari bekerja di rumahnya itu. Tak lupa, Lely juga mengucapkan selamat kepada Darwati.

"Kami sangat bangga dengan prestasimu yang memperoleh gelar cumlaude. Kami selalu berdoa agar kamu selalu sukses menjemput masa depanmu," kata Lely. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Nay)
Komentar