PBB: ISIS Telanjangi Gadis Muda Lalu Dijual Sebagai Budak

Jum'at, 22 Mei 2015 11:15
PBB: ISIS Telanjangi Gadis Muda Lalu Dijual Sebagai BudakISIS menculik wanita muda dan dijual sebagai budak @cnn.com

Perwakilan PBB untuk Kekerasan Seksual dan Konflik di Suriah, Zainab Bangura melaporkan, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah melakukan kejahatan perang yang biadab. ISIS menangkap gadis-gadis perawan cantik di desa-desa rampasan untuk dijual ke pasar budak di Kota Raqqa.

Setiap merampas sebuah desa, ISIS selalu memburu wanita-wanita muda dan ditelanjangi di tempat. Mereka memastikan jika gadis-gadis itu masih perawan dan layak dijual dengan harga tertinggi.

Bangura mendapat laporan ini langsung dari kesaksian para gadis etnis Yazidi di Irak, Suriah, Turki, Libanon, dan Yordania.

Sementara itu, Lembaga pembela hak asasi Human Right Watch (HRW) melaporkan, ISIS melancarkan kejahatan seksual sejak Agustus 2014 lalu saat menyerang etnis Yazidi dan menculik 200 perempuan di utara Irak.

Gadis-gadis cantik itu pertama ditawarkan kepada petinggi ISIS, lalu pemimpin kelompok, dan terakhir militan biasa. Para pembeli biasanya menebus mereka selama 3-4 bulan, setelah bosan, mereka menjualnya kembali.

"Kami mendengar cerita seorang gadis yang sudah dijual sebanyak 22 kali. Seorang pemimpin ISIS menulis nama dia di tangan gadis itu untuk menunjukkan dia adalah miliknya," kata Bangura, dilansir dari Daily Mail, Kamis (21/5).

ISIS juga melarang para gadis itu mengenakan cadar, sebab mereka biasa menggunakan kain penutup itu untuk gantung diri.

Bangura juga menceritakan seorang gadis dibakar hidup-hidup sebab menolak melayani hubungan seksual yang ekstrem dengan militan ISIS.

(Nay)
Komentar