Pemprov DKI Ingin Bangun Apartemen Prostitusi dan Sertifikasi PSK

Selasa, 28 April 2015 12:30
Pemprov DKI Ingin Bangun Apartemen Prostitusi dan Sertifikasi PSKIlustrasi @asiaone.com

Gejolak lokalisasi yang diwacanakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih menuai polemik. Setelah sebelumnya ide untuk membuat prostitusi legal dikumpulkan di satu tempat kandas, kini Ahok kembali menggulirkan ide 'edan' yang baru.

Disebutkan Pemprov DKI akan membangun apartemen khusus untuk melakukan praktik prostitusi. Wacana ini berkembang setelah kasus prostitusi online yang melibatkan PSK remaja di Apartemen Kalibata City.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan penduduk apartemen yang ada di Jakarta.

"Ini juga akan kami lakukan penelitian soal idenya dari Pak Gubernur, adalah tower yang mana dilegalkan (prostitusi) di situ untuk urusan-urusan itu," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/4).

Lebih lanjut, Pemprov DKI akan melakukan audiensi terhadap permasalahan masyarakat, sosial, ekonomi.

Saefullah menjelaskan, nantinya, PSK yang tinggal di apartemen itu akan mendapatkan sertifikat khusus. Hal ini untuk membedakan mana yang PSK dengan penghuni asli apartemen.

"Kalau biasa ada 1 apartemen yang memang berizin profesi itu (PSK). Dia dikasih sertifikat gitu. Sertifikat seperti di Filipina. Jadi kalau dia memang profesinya itu. Dia punya sertifikat. Saya praktik begini karena saya punya sertifikat," tutup Saefullah. Demikian dilansir dari Merdeka.

(Nay)
Komentar