Mendikbud Ajak Permalukan Penyelenggara Pesta Bikini Pelajar

Sabtu, 25 April 2015 16:30
Mendikbud Ajak Permalukan Penyelenggara Pesta Bikini PelajarMendikbud Anies Baswedan ajak permalukan EO pesta bikini pelajar @kompas.com

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, mendukung langkah sekolah yang merasa dirugikan sebab dicatut oleh penyelanggara pesta bikini pelajar usai UN.

Bahkan, Mendikbud mempersilahkan jika ada sekolah yang melaporkan EO Divine Production ke polisi sebab merasa dirugikan.

"Kalau merasa dirugikan silakan sekolah menuntut dan laporkan delik aduan karena mencemarkan nama baik sekolah. Biar mereka kapok dan mereka harus bertanggungjawab dengan apa yang telah dilakukan," kata Anies usai membuka acara Seminar Nasional "Guru dalam Dinamika Implementasi Kurikulum" di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (25/4).

Dalam kesempatan itu, Menteri Anies juga mengajak masyarakat mempermalukan para penyelanggara sebab tidak seharusnya acara tidak mendidik itu digelar.

"Orang-orang itu seringnya di remang-remang takutnya sama cahaya terang. Kalau begitu dibawa ke terang, buka siapa orang itu, harus dipermalukan," katanya.

"Permalukan saja penyelenggaranya. Tunjukan foto mereka biar semua orang tahu siapa penyelenggaranya. Karena ini bukan acara dari sekolah. Mereka itu sudah merendahkan bangsa sendiri."

Menurutnya, apa yang dilakukan EO tersebut merendahkan pendidikan di Indonesia.

"Definisi dosa itu perbuatan yang kalau itu diketahui orang lain, dia akan malu. Foto, di Twit, biar orang-orang yang niatnya merendahkan pendidikan jadi jera. Kita ini mengumpulkan dana untuk pendidikan, mereka mengumpulkan dana untuk merendahkan pendidikan," ujarnya.

Meski demikian, Menteri Anies lega sebab acara pesta bikini yang sejatinya digelar Minggu esok (25/4) batal. Namun, dia tetap mengimbau agar kejadian itu tidak terulang lagi.

"Saya mengecam acara itu, orang-orang seperti ini yang merusak republik ini," tandasnya.

(Nay)
Komentar