Tak Puas, Operasi Vagina Populer di Inggris

Sabtu, 18 April 2015 15:45
Tak Puas, Operasi Vagina Populer di InggrisIlustrasi @majalah2wanita.blogspot.com
Badan Jaminan Kesehatan Inggris (NHS) menngatakan jika operasi labiaplasty meningkat lima kali lipat dalam satu dekade terakhir, dan terjadi sekitar 2000 operasi pada tahun 2010. Hal itu dikarenakan banyak wanita yang khawatir vaginanya tidak normal.

Bahkan diserukan oleh para ahli bedah di Royal College of Obstetricians dan Gynaecologist agar melakukan penelitian terkait alasan perempuan melakukan perubahan pada vagina.

Seperti dilansir Daily Mail, Kamis (16/4) Paramedis menulis, "Beberapa wanita tidak puas dengan labia mereka. Untuk itu, operasi yang banyak dilakukan adalah mengurangi ukuran labia minora agar lebih simetris dan lebih kecil dari labia majora. Artinya, mereka rela memotong kelebihan kulit dengan pisau bedah, atau laser, dan menjahit tepi sampai sembuh."

Para peneliti dari University of New South Wales sebelumnya juga telah melakukan penelitian menyebutkan jika bentuk vagina tidaklah berpengaruh dengan ketidaknyamanan fisik ataupun labiaplasty. Justru penelitian tersebut mengungkap jika sebagian besar wanita yang melakukan operasi vagina adalah karena kebingungan untuk mengetahui normal atau tidaknya vagina mereka.

Cathy Cui, salah satu peneliti mengungkapkan, "Mungkin mereka melakukan labiaplasty karena alasan fisik dan psikologis. Tapi menurut kami, ini hanya karena kurangnya pendidikan wanita tentang reproduksi."

Pendapat lain dijelaskan oleh Miles Berry, pakar bedah kosmetik di Rumah Sakit Weymouth, London bahwa mereka yang melakukan operasi vagina biasanya dikarenakan tekanan psikologis setelah melakukan hubungan seks atau melahirkan, dan aktivitas seperti naik sepeda atau menunggang kuda.

Ia mengatakan, "Wanita yang sering menggunakan pakaian ketat, seperti celana jeans juga cenderung mengalami gesekan pada vagina. Ini tidaklah nyaman dan menurut mereka, penting untuk memperbaiki bibir vagina."
(MKS)
Komentar