Diskriminasi Kristen Tiongkok, Salib Dirobohkan Pendeta Ditangkap

Sabtu, 28 Maret 2015 16:15
Diskriminasi Kristen Tiongkok, Salib Dirobohkan Pendeta DitangkapSalib di atas rumah warga Tiongkok dirobohkan @weibo.com

Pemerintah Tiongkok merobohkan sedikitnya 400 salib yang ditempatkan di atap rumah warganya. Hal itu dilakukan untuk menegakan aturan tentang ketertiban bangunan yang berlaku di negara itu.

Kebijakan ini dilaksanakan di Provinsi Zheijang, di mana mendapat perlawanan dari seorang pendeta Kristen bernama Huang Yizi. Dia mempertanyakan sikap otoritas terkait pemindahan ornamen keagamaan tersebut.

Sayangnya, perlawanan Pendeta Huang justru menjadi malapetaka bagi dirinya. Dia tuding melawan kebijakan pemerintah dan diseret ke pengadilan.

"Huang Yizi didakwa di Kota Pingyang atas tuduhan mengumpulkan orang banyak untuk mengganggu ketertiban sosial. Jika terbukti bersalah, Huang bisa menghadapi tujuh tahun penjara," ujar Zhang Kai, pengacara pendeta, dilansir dari Mirror.

Pembela hak-hak agama mengatakan iman Kristen menjadi sasaran pemusnahan oleh pemerintah yang kini dikuasai oleh Partai Komunis.

(Nay)
Komentar