Perjuangan Lansia Antar-Jemput Cucu Sekolah Jalan Kaki 6 Jam

Senin, 16 Maret 2015 15:15
Perjuangan Lansia Antar-Jemput Cucu Sekolah Jalan Kaki 6 JamBocah desa Guangxi menempuh 16 km dari rumah menuju sekolahnya @shanghaiist.com

Perjuangan para lansia penghuni desa Guangxi, Tiongkok tidak bisa diremehkan. Setiap hari mereka menempuh perjalanan 6 jam melintasi pengunungan setinggi 1.260 meter untuk mengantar dan menjemput cucunya sekolah.

Beratnya medan dan letak desa yang terpencil otomatis tidak ada pilihan lain selain jalan kaki dan menunggang kuda. Tidak ada kendaraan satupun yang melewati rute terjal sejauh 8 kilometer itu.

nenek-jemput-cucu-sekolah

Zhi Huangjun, Huang Chengwu, dan Huang Linyan, tiga bocah 8 tahun asal desa setempat masih tidak bisa menunggangi kuda sendirian. Alhasil, setiap hari mereka dituntun oleh kakek dan neneknya yang berusia lanjut menemani menuruni dan menaiki bukit dari rumah menuju sekolahnya.

Ketiga bocah itu memang dirawat kakek dan neneknya sebab orang tua mereka mengadu nasib jauh di kota.

nenek-jemput-cucu-sekolah

Perjalanan akan sangat sulit terutama memasuki musim hujan. Tak jarang mereka mengaku kelelahan setiap pulang dari sekolah.

Setiap harinya mereka bangun pukul 06.00 dan memberi makan kuda sampai pukul 06.30, setelah selesai mandi dan sarapan mereka kemudian berangkat menimba ilmu.

"Kami hanya ingin anak-anak bisa belajar dan pulang sekolah cepat sehingga bisa turun gunung lebih cepat," ujar salah satu kakek pada wartawan.

nenek-jemput-cucu-sekolah

Satu kali perjalanan, mereka menempuh waktu 1,5 jam, sehingga dalam sehari, kakek dan nenek berusia senja itu bolak-balik empat kali menempuh perjalanan selama 6 jam demi masa depan cucu mereka. Demikian dilansir dari Shanghaiist.

(Nay)
Komentar