ISIS Ancam Ledakkan White House, Big Ben, dan Menara Eiffel

Jum'at, 13 Maret 2015 17:30
ISIS Ancam Ledakkan White House, Big Ben, dan Menara EiffelISIS ancam ledakan White House, Big Ben dan Menara Eiffel @cnn.com

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melalui rekaman video yang mengaku sebagai juru bicara ISIS bernama Abu Muhammad al-Adnani, mengatakan pihaknya mengincar 3 bangunan terkenal yang akan diledakkan dengan bom dalam waktu dekat.

"Negara Islam Irak dan Al-Sham ingin 'meledakkan' Gedung Putih, Big Ben, dan Menara Eiffel kalian," kata juru bicara dalam pesan audio, dilansir dari the Guardian, Jumat (13/3).

Abu Muhammad al-Adnani juga mengatakan pihaknya menerima sumpah setia dari Boko Haram yang ingin berjuang bersama mendirikan negara Islam. Selain itu, dia juga menyebutkan daftar kota yang ingin dikuasai, seperti Paris, Roma ke Yerusalem, hingga Kabul.

Pesan suara dalam bahasa Arab itu kemudian diterjemahkan oleh SITE Intelligence Group. Diperkirakan ancaman itu merupakan propaganda ISIS untuk menjaring lebih banyak pendukung dari penjuru dunia, sebab belakangan ini mengalami krisis setelah mendapat gempuran bertubi-tubi.

Al-Adnani juga memanfaatkan Boko Haram dengan menyebutnya sebagai "pintu baru dibuka oleh Allah" dan diarahkan jihad ke Afrika Barat.

"Semua muslim, kalian semua harus datang ke negara Anda, kami mengimbau Anda untuk memobilisasi jihad. Kami mendorong Anda dan memanggil Anda untuk berimigrasi untuk jihad dan berimigrasi ke saudara Anda di Afrika Barat," kata pemimpin teroris tersebut.

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Putih.

Banyak pihak yakin jika ancaman itu merupakan bentuk kepanikan ISIS yang semakin di ujung tanduk meladeni serangan dari banyak negara yang bergabung. Terlebih, kini pasukan Irak berhasil menguasai 75 persen wilayah di Tikrit yang sebelumnya direbut ISIS pada Juni 2014 lalu.

(BACA: Irak Berhasil Rebut Kembali Tikrit dari ISIS)

(Nay)
Komentar