Undang Penari Bugil Pria di Hari Perempuan, Walikota Kolombia Minta Maaf

Kamis, 12 Maret 2015 19:30
Undang Penari Bugil Pria di Hari Perempuan, Walikota Kolombia Minta MaafPenari bugil pria di Kolombia @express.co.uk

Peringatan Hari Perempuan Internasional, Minggu (8/3) lalu di Kolombia berbuntut kisruh. Hal ini lantaran sang Wali Kota, Anzoategui, Alfredo Garcia telah mengundang penari pria bugil untuk meramaikan pesta acara.

Dalam jumpa persnya, Garcia meminta maaf kepada masyarakat. Dia mengaku tidak sadar saat menandatangani proposal yang diajukan oleh panitia.

"Itu kesalahan besar dan tidak pantas untuk perayaan Hari Perempuan. Saya menandatangani kontraknya, tapi tidak tahu apa isi pertunjukan itu," kata Garcia, dilansir dari BBC, Rabu (11/3).

Garcia menegaskan dirinya tidak tahu dan tidak terlibat dengan rencana panitia mendatangkan penari bugil untuk meramaikan acara publik.

Akibatnya, Garcia terkena getahnya dengan menjadi sasaran cibiran para warga. Sebab, saat acara berlangsung juga banyak dihadiri keluarga yang membawa anak-anak di bawah umur.

Ombudsman kota Anzoategui menurunkan laporan bahwa acara itu menelan biaya Rp 70 juta. Untuk itu, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Investigasi akan menyelidiki apakah ada unsur pelanggaran UU perlindungan anak dengan hadirnya penari bugil dalam acara untuk umum tersebut.

Meski menuai kritikan, namun secara umum, Garcia mengapresiasi acara dan para warga yang hadir. "Sebagian kecewa, tapi sebagian lainnya sangat senang," kata Garcia.

(Nay)
Komentar